Revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten Berlanjut, Gubernur Andra Soni Targetkan Kejayaan Wisata Religi

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya untuk memacu revitalisasi situs peninggalan Kesultanan Banten. Langkah ini menjadi strategi utama pemerintah dalam mentransformasi kawasan Banten Lama di Kota Serang sebagai episentrum wisata sejarah, budaya, dan religi berskala nasional.

 

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, saat menghadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin di Masjid Agung Kesultanan Banten, Kasemen, Senin malam (30/3/2026). Di hadapan ribuan jamaah, Andra menyerukan sinergi lintas sektor untuk menjaga napas sejarah Banten tetap hidup.

 

Gubernur Andra Soni menekankan bahwa revitalisasi bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan upaya memuliakan warisan intelektual dan spiritual Sultan Maulana Hasanuddin. Sebagai putra Sunan Gunung Jati sekaligus Sultan pertama Banten, sosoknya dinilai sebagai peletak fondasi kemajuan Banten.

 

“Program revitalisasi ini bertujuan mengangkat potensi peninggalan Kesultanan Banten ke level yang lebih tinggi. Kami ingin memperkokoh persatuan menuju Banten yang maju, adil merata, dan bersih dari korupsi,” tegas Andra Soni.

 

Andra juga mengingatkan kembali masa keemasan Banten sebagai pelabuhan internasional yang menghubungkan pedagang dari India, Arab, hingga Tiongkok. “Keteladanan beliau dalam membangun ekonomi dan menyebarkan syiar Islam harus menjadi energi bagi kita untuk membangun daerah hari ini,” tambahnya.

 

Senada dengan Gubernur, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi. Ia mendorong agar Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin masuk dalam kalender agenda nasional guna menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Agus Jabo memaparkan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin telah mewariskan konsep tata kelola peradaban yang visioner melalui tiga pilar simbolis di Banten Lama:

Pertama, Pilar Politik: Direpresentasikan oleh kemegahan Istana Surosowan.

Kedua, Pilar Spiritual: Berpusat di Masjid Agung Kesultanan Banten.

Ketiga, Pilar Ekonomi: Bertumpu pada strategisnya Pelabuhan Karangantu.

 

“Tiga pilar ini adalah jati diri bangsa. Momentum haul ini harus menjadi titik balik untuk membangkitkan kembali kearifan lokal agar kita menjadi bangsa yang besar dan berkarakter,” pungkas Agus Jabo.

 

Melalui kelanjutan revitalisasi ini, Pemprov Banten berharap kawasan Banten Lama tidak hanya menjadi situs ziarah, tetapi juga pusat edukasi sejarah yang nyaman bagi generasi muda. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Banten. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Banten Targetkan Efisiensi Rp200 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas dan Perkuat Kinerja ASN
Jembatan Kalibaru Direvitalisasi 2 Bulan, Warga Hadapi Kemacetan Panjang
Jembatan Kalibaru Rusak Lagi, Mahasiswa Tangerang Utara Desak Tanggung Jawab Pemerintah
Retakan Jembatan Kalibaru Picu Kekhawatiran, PUPR Banten Lakukan Penanganan Darurat – Pengguna Jalan Diminta Putar Arah
DLH Lebak Tegaskan Sampah Liar di Wilayah Desa Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Desa Sesuai Perda 4/2018
Sukses Kawal Arus Mudik 2026, Kapolda Banten Terima Penghargaan Bergengsi dari Gubernur Banten
Gempur Kemiskinan Ekstrem, Menteri PKP Targetkan Renovasi Rumah Tak Layak di Tigaraksa Dimulai 15 April
Polda Banten Berlakukan Sistem One Way dan Pengalihan Arus Guna Urai Kepadatan Wisatawan di Kawasan Anyer
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:43 WIB

Pemprov Banten Targetkan Efisiensi Rp200 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas dan Perkuat Kinerja ASN

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Jembatan Kalibaru Direvitalisasi 2 Bulan, Warga Hadapi Kemacetan Panjang

Senin, 13 April 2026 - 22:17 WIB

Jembatan Kalibaru Rusak Lagi, Mahasiswa Tangerang Utara Desak Tanggung Jawab Pemerintah

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Retakan Jembatan Kalibaru Picu Kekhawatiran, PUPR Banten Lakukan Penanganan Darurat – Pengguna Jalan Diminta Putar Arah

Senin, 6 April 2026 - 04:57 WIB

DLH Lebak Tegaskan Sampah Liar di Wilayah Desa Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Desa Sesuai Perda 4/2018

Berita Terbaru