Pemprov Banten Targetkan Efisiensi Rp200 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas dan Perkuat Kinerja ASN

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Banten menargetkan efisiensi anggaran hingga Rp200 miliar melalui pemangkasan perjalanan dinas ASN dan optimalisasi kerja hibrida untuk mendukung infrastruktur dan pendidikan gratis.

 

SERANGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengencangkan ikat pinggang anggaran. Lewat kebijakan strategis pemangkasan perjalanan dinas dan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN), efisiensi anggaran daerah diproyeksikan tembus hingga Rp200 miliar pada tahun anggaran 2026.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menegaskan langkah tersebut bukan sekadar penghematan, melainkan upaya realokasi anggaran agar lebih berdampak langsung bagi masyarakat. Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait efisiensi belanja daerah.

 

“Efisiensi difokuskan pada pengurangan perjalanan dinas, optimalisasi kerja secara hibrida, serta penggunaan fasilitas pemerintah yang lebih efektif,” ujar Deden saat membuka Rapat, Selasa (14/4).

 

Dana hasil penghematan tersebut akan dialihkan ke sektor prioritas, terutama pembangunan infrastruktur jalan serta perluasan akses pendidikan gratis.

 

Pemprov Banten bahkan menyiapkan kebijakan perluasan program pendidikan gratis yang ke depan juga mencakup madrasah swasta pada tahun ajaran baru mendatang.

 

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan dasar sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Banten.

 

Sinkronisasi dengan Agenda Nasional
Dalam rapat koordinasi triwulan pertama APBD 2026, Deden juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan agenda strategis pemerintah pusat.

 

Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah harus selaras dengan arah pembangunan nasional, termasuk mendukung Astacita, 17 program prioritas, serta target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

 

“Belanja daerah harus dikawal agar benar-benar mendukung target pembangunan nasional,” tegasnya.

 

Tantangan Batas Belanja Pegawai
Di sisi lain, Pemprov Banten menghadapi tantangan serius dalam implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, khususnya terkait pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD.

 

Deden mengakui hampir seluruh daerah mengalami kesulitan dalam memenuhi ketentuan tersebut, sehingga diperlukan solusi konkret dari pemerintah pusat.

 

“Kami berharap ada jalan keluar, karena kondisi ini menjadi tantangan bersama bagi daerah,” ujarnya.

 

Meski menghadapi tekanan regulasi dan efisiensi anggaran, Pemprov Banten tetap menegaskan komitmen untuk memprioritaskan belanja pada sektor-sektor krusial.

 

Di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pelayanan dasar yang berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

 

Dengan strategi efisiensi yang terukur, Pemprov Banten optimistis pengelolaan APBD 2026 tidak hanya lebih sehat secara fiskal, tetapi juga lebih tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (NBL)

 

 

Sumber Berita: https://pemprov-banten-efisiensi-anggaran-200-miliar-perjalanan-dinas-asn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Kalibaru Direvitalisasi 2 Bulan, Warga Hadapi Kemacetan Panjang
Jembatan Kalibaru Rusak Lagi, Mahasiswa Tangerang Utara Desak Tanggung Jawab Pemerintah
Retakan Jembatan Kalibaru Picu Kekhawatiran, PUPR Banten Lakukan Penanganan Darurat – Pengguna Jalan Diminta Putar Arah
DLH Lebak Tegaskan Sampah Liar di Wilayah Desa Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Desa Sesuai Perda 4/2018
Sukses Kawal Arus Mudik 2026, Kapolda Banten Terima Penghargaan Bergengsi dari Gubernur Banten
Revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten Berlanjut, Gubernur Andra Soni Targetkan Kejayaan Wisata Religi
Gempur Kemiskinan Ekstrem, Menteri PKP Targetkan Renovasi Rumah Tak Layak di Tigaraksa Dimulai 15 April
Polda Banten Berlakukan Sistem One Way dan Pengalihan Arus Guna Urai Kepadatan Wisatawan di Kawasan Anyer
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:43 WIB

Pemprov Banten Targetkan Efisiensi Rp200 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas dan Perkuat Kinerja ASN

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Jembatan Kalibaru Direvitalisasi 2 Bulan, Warga Hadapi Kemacetan Panjang

Senin, 13 April 2026 - 22:17 WIB

Jembatan Kalibaru Rusak Lagi, Mahasiswa Tangerang Utara Desak Tanggung Jawab Pemerintah

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Retakan Jembatan Kalibaru Picu Kekhawatiran, PUPR Banten Lakukan Penanganan Darurat – Pengguna Jalan Diminta Putar Arah

Senin, 6 April 2026 - 04:57 WIB

DLH Lebak Tegaskan Sampah Liar di Wilayah Desa Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Desa Sesuai Perda 4/2018

Berita Terbaru