Gempur Kemiskinan Ekstrem, Menteri PKP Targetkan Renovasi Rumah Tak Layak di Tigaraksa Dimulai 15 April

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG,- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan peninjauan langsung terhadap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (30/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri yang akrab disapa Ara ini menegaskan bahwa pembangunan fisik bantuan perumahan akan segera dieksekusi paling lambat pertengahan April mendatang.

 

Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan hunian yang memenuhi standar kelayakan dan kesehatan.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), para penerima bantuan di wilayah tersebut masuk dalam kategori Desil Satu atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

 

“Kami turun langsung untuk memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Kondisi rumah yang kami lihat hari ini memang sangat memprihatinkan dan jauh dari standar layak huni,” ujar Maruarar di sela-sela peninjauan.

 

Menteri PKP juga menginstruksikan agar proses pembangunan mengedepankan prinsip transparansi. Beliau mendorong warga untuk aktif membandingkan harga material di toko bangunan guna mendapatkan kualitas terbaik dengan harga kompetitif, termasuk memperhatikan komponen pajak dan biaya kirim.

 

Selain bantuan fisik, pemerintah meluncurkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebagai instrumen perlindungan finansial bagi warga.

 

Untuk Warga: Tersedia pinjaman di bawah Rp100 juta tanpa agunan dengan bunga rendah sebesar 0,5%. Skema ini dirancang khusus untuk memutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman informal atau rentenir.

 

Untuk UMKM Sektor Perumahan: Kontraktor dan toko bangunan lokal dapat mengakses plafon pinjaman hingga Rp20 miliar. Pemerintah telah mensubsidi bunga dari 11% menjadi hanya 6%, guna menggairahkan ekonomi lokal di sektor konstruksi.

 

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini dijadwalkan mulai berjalan serentak pada 15 April 2026, segera setelah verifikasi data rampung. Kepala BSPS, Anggoro, optimistis bahwa pengerjaan fisik tidak akan memakan waktu lama.

 

“Paling lama tiga bulan proses pembangunannya sudah selesai,” ungkap Anggoro.

 

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurosyied, menyambut baik intervensi langsung dari pemerintah pusat. Menurutnya, bantuan ini adalah oase bagi warga yang selama ini kesulitan merenovasi huniannya secara mandiri.

 

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri. Pihak kecamatan dan desa akan mengawal ketat proses pendataan agar tidak ada warga yang berhak namun terlewatkan,” tegas Cucu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Dan Aktivis Desak Penegakan Perbup No. 12, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Portal Tak Dipasang 19 April 2026
Pemprov Banten Targetkan Efisiensi Rp200 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas dan Perkuat Kinerja ASN
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Monev Koperasi Merah Putih 2026, Soroti Efektivitas Dana Rp100 Juta per Desa
50 Tahun PERUMDAM TKR: Perkuat Layanan Air Bersih, Tegaskan Komitmen Sosial dan Inovasi Berkelanjutan di Kabupaten Tangerang
Jembatan Kalibaru Direvitalisasi 2 Bulan, Warga Hadapi Kemacetan Panjang
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Tangerang: Bupati Moch. Maesyal Rasyid Tekankan Skala Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Jembatan Kalibaru Rusak Lagi, Mahasiswa Tangerang Utara Desak Tanggung Jawab Pemerintah
Macet Parah 3 Km di Teluknaga–Kosambi–Pakuhaji, Jembatan Kali Baru Rusak dan Minimnya Petugas Dishub jadi sorotan warga.
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:39 WIB

Mahasiswa Dan Aktivis Desak Penegakan Perbup No. 12, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Portal Tak Dipasang 19 April 2026

Kamis, 16 April 2026 - 03:43 WIB

Pemprov Banten Targetkan Efisiensi Rp200 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas dan Perkuat Kinerja ASN

Kamis, 16 April 2026 - 00:04 WIB

50 Tahun PERUMDAM TKR: Perkuat Layanan Air Bersih, Tegaskan Komitmen Sosial dan Inovasi Berkelanjutan di Kabupaten Tangerang

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Jembatan Kalibaru Direvitalisasi 2 Bulan, Warga Hadapi Kemacetan Panjang

Rabu, 15 April 2026 - 10:21 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Tangerang: Bupati Moch. Maesyal Rasyid Tekankan Skala Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru