Yayasan Babah Dames Indonesia Hadir, Asim Dames Fokus Bangun Pendidikan, Kesehatan, Bantuan Hukum dan Pelatihan Kerja
TANGERANG,- Di tengah masih terbatasnya akses sebagian masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, bantuan hukum, hingga kesempatan kerja, tokoh pemuda Dadap, Kabupaten Tangerang, Asim Dames, mengambil langkah dengan membangun Yayasan Babah Dames Indonesia (YBDI). Yayasan tersebut lahir sebagai ikhtiar meneruskan semangat pengabdian yang diwariskan almarhum ayahnya, Babah Dames.
Bagi Asim, yayasan bukan sekadar organisasi sosial. Ia ingin YBDI menjadi ruang pemberdayaan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata melalui program-program yang berkelanjutan.
“Insya Allah YBDI bukan hanya menjadi tempat yang aman, tetapi menjadi pusat edukasi dan rehabilitasi kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bantuan hukum,” kata Asim saat ditemui di kediamannya.
Ia menjelaskan, YBDI disiapkan sebagai pusat layanan yang dapat diakses masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tangerang yang membutuhkan pendampingan. Program yang tengah dipersiapkan mencakup pendidikan, layanan sosial, konsultasi hukum, hingga pelatihan keterampilan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tak berhenti di situ, Asim mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak untuk membangun program pelatihan kerja yang memiliki orientasi pada penyerapan tenaga kerja.
Menurutnya, pelatihan tidak boleh berhenti pada seremoni pemberian sertifikat. Program tersebut harus mampu membuka peluang kerja sehingga peserta memperoleh manfaat ekonomi yang nyata.
“Kami terus berkomunikasi dengan berbagai pihak agar pelatihan yang diberikan bukan hanya menghasilkan sertifikat, tetapi juga membuka kesempatan kerja. Harapannya, masyarakat bisa lebih mandiri dan taraf hidupnya meningkat,” ujarnya.
Selain pemberdayaan ekonomi, YBDI juga dirancang menjadi ruang konsultasi hukum bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi hukum sekaligus meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Asim berharap seluruh program yang telah dirancang dapat segera diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah. Ia optimistis Yayasan Babah Dames Indonesia dapat tumbuh menjadi wadah sosial yang memberikan manfaat luas sekaligus melanjutkan nilai-nilai pengabdian yang telah dirintis almarhum ayahnya.***






