Bupati Tangerang Genjot Sektor Pertanian, Janjikan Bantuan dan Infrastruktur untuk Ketahanan Pangan

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Maesyal Rasyid membuka kegiatan Ngeriung Maesyal (NGEMAS) dan berdialog langsung dengan petani serta masyarakat di Desa Mekar Jaya

 

 

KABUPATEN TANGERANG,- Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah di tengah tantangan ketahanan pangan dan tekanan ekonomi masyarakat desa. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan dukungan pemerintah terhadap petani akan diperkuat melalui bantuan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan kelompok tani.

 

Komitmen tersebut disampaikan Maesyal saat membuka kegiatan Ngeriung Maesyal (NGEMAS) dan berdialog langsung dengan petani serta masyarakat di Desa Mekar Jaya, Jumat (8/5/2026).

 

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian,” kata Maesyal.

 

Dalam forum yang dikemas dengan konsep “ngariung” tersebut, pemerintah daerah mencoba membangun komunikasi langsung dengan petani untuk menyerap kebutuhan riil di lapangan. Konsep itu disebut mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan sektor pertanian.

 

Menurut Maesyal, penguatan sektor pertanian tidak hanya menyangkut produksi pangan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menggerakkan ekonomi desa. Ia menyebut pembangunan ekonomi daerah harus dimulai dari bawah, yakni dari desa dan kecamatan, dengan petani sebagai salah satu penggerak utama.

 

“Kita ingin roda perekonomian tumbuh dari bawah. Ketika pertanian bergerak, pendapatan masyarakat juga meningkat,” ujarnya.

 

 

Bupati Tangerang menyerahkan santunan kepada anak yatim

 

 

Pemkab Tangerang, lanjut dia, telah menyiapkan sejumlah program bantuan untuk tahun 2026 melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Bantuan itu mencakup penyaluran benih, bibit, pupuk, sarana penunjang pertanian hingga bantuan beras untuk intervensi daerah rentan rawan pangan.

 

Sebagian bantuan disebut telah mulai disalurkan kepada kelompok tani. Pemerintah daerah berharap dukungan tersebut dapat mendorong produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

 

“Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus agar kelompok tani lebih produktif, baik dalam bercocok tanam maupun beternak, sehingga pendapatan mereka meningkat,” katanya.

 

Dalam dialog tersebut, sejumlah petani juga mengusulkan bantuan bibit jahe, bawang, cabai, dan tomat. Usulan itu, menurut Maesyal, akan dibahas lebih lanjut bersama OPD terkait untuk kemungkinan direalisasikan pada tahap program berikutnya.

 

Ia menegaskan pemerintah daerah membuka ruang komunikasi dengan petani agar kebijakan yang disusun lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Di akhir kegiatan, Maesyal mengajak masyarakat dan kelompok tani memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.

 

“Kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga untuk memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan daerah,” tandasnya.

 

Pada kesempatan itu, Bupati Tangerang juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta bantuan simbolis berupa bibit, pupuk, dan traktor kepada kelompok tani. (Red/NBL)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Tangerang Turun Tangan, Sidak CV Wani Sugih Sejahtera Usai Aduan Dugaan Limbah B3
Muspika Teluknaga Turun Tangan Bersihkan Drainase dan Kali di Kampung Melayu Barat
Forum CSR Kota Tangerang: Antara Seremoni dan Substansi Kolaborasi 
Kutukan Industri di Kota Jawara
Lelang di Kabupaten Tangerang Disorot, Pengamat: Akan Kawal Ketat Pokja UKPBJ
Jalan Teluknaga Gelap, Relawan Perbup 12: Nyawa Pengendara Jangan Disepelekan 
Forum TJSL Kota Tangerang Dipertanyakan, Akses CSR Dinilai Belum Terasa ke Komunitas
Bupati Tangerang Tekankan Meritokrasi dan Inovasi, Kepala Sekolah Diminta Bergerak Cepat Benahi Mutu Pendidikan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:58 WIB

DLH Kota Tangerang Turun Tangan, Sidak CV Wani Sugih Sejahtera Usai Aduan Dugaan Limbah B3

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:45 WIB

Muspika Teluknaga Turun Tangan Bersihkan Drainase dan Kali di Kampung Melayu Barat

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:18 WIB

Bupati Tangerang Genjot Sektor Pertanian, Janjikan Bantuan dan Infrastruktur untuk Ketahanan Pangan

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:27 WIB

Forum CSR Kota Tangerang: Antara Seremoni dan Substansi Kolaborasi 

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kutukan Industri di Kota Jawara

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Forum CSR Kota Tangerang: Antara Seremoni dan Substansi Kolaborasi 

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:27 WIB

Akademisi

Kutukan Industri di Kota Jawara

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:48 WIB