Guru PPPK Paruh Waktu di Tangerang Rela Jual Laptop Demi Asap Dapur Tetap Ngebul

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi seorang Guru Alat Perangkat kerjanya yang menjadi penunjang mengajar terpaksa dilepas demi dapur ngebul

KABUPATEN TANGERANG,- Di tengah tuntutan mencerdaskan generasi bangsa, seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Tangerang justru dihadapkan pada kenyataan pahit. Diduga karena Gaji ke-13 yang belum kunjung cair, guru tersebut terpaksa menjual laptop miliknya alat kerja utama yang setiap hari digunakan untuk mengajar demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

 

Kisah itu mencuat setelah unggahan penjualan laptop beredar di media sosial dan menjadi perbincangan di kalangan tenaga pendidik. Di balik iklan sederhana tersebut tersimpan potret getir seorang guru yang harus memilih antara mempertahankan perangkat kerjanya atau memastikan dapur keluarganya tetap mengepul.

 

Bagi seorang guru, laptop bukan sekadar barang elektronik. Perangkat itu menjadi sarana menyusun modul pembelajaran, mengolah nilai, membuat administrasi kelas, hingga menyiapkan materi ajar. Namun, tekanan ekonomi diduga memaksa guru tersebut melepas aset yang menopang pekerjaannya dengan harga di bawah nilai pasaran.

Alat perangkat kerja (Laptop) seorang guru PPPK Kabupaten Tangerang

“Kalau bukan karena kebutuhan yang mendesak, tentu tidak mungkin laptop itu dijual. Kebutuhan rumah tangga tidak bisa menunggu, sementara hak yang diharapkan sampai sekarang belum turun,” ujar seorang rekan guru yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan keterlambatan pencairan Gaji ke-13 tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga mulai berdampak pada kondisi ekonomi sebagian guru PPPK Paruh Waktu. Bagi mereka, tambahan penghasilan tersebut menjadi penopang untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga di tengah meningkatnya biaya hidup.

 

Peristiwa ini memunculkan keprihatinan sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Di saat guru dituntut menjaga kualitas pendidikan dan meningkatkan profesionalisme, sebagian dari mereka justru harus berjibaku mencari cara agar kebutuhan dasar keluarga tetap terpenuhi.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait penyebab dugaan keterlambatan pencairan Gaji ke-13 bagi guru PPPK Paruh Waktu.

 

Para guru kini hanya berharap ada kepastian dari pemerintah daerah. Sebab, bagi mereka, yang ditunggu bukan sekadar pencairan hak, melainkan kepastian agar dapat menjalankan tugas mendidik tanpa dibayangi persoalan ekonomi yang terus menghimpit. (NBL)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warisi Semangat Pengabdian Sang Ayah, Asim Dames Siapkan Yayasan Babah Dames Indonesia
Asap Diduga Pembakaran Sampah Tigaraksa Picu ISPA, Warga Minta Pemkab Tangerang Bertindak
‎Oknum LSM Tertangkap Basah Menerima Rp15 Juta dari Tiga Kepala Desa di Tangerang ‎
Naker Fest 2026 Dibuka Hari Ini, 35 Perusahaan Siapkan Lowongan Kerja di Kabupaten Tangerang
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Akibat Angin Kencang, Pemkab Tangerang Kerahkan Water Bombing
BUDI PEKERTI DULU, BARU ANGKA: MERAJUT PENDIDIKAN DALAM RAGA BUDAYA
‎Dibawah Kepemimpinan Wawat Tustiawati, SDN Sukasari 5 Raih Posisi 12 SD Terbaik Nasional 2026
Bantah Tuduhan Pungli, Kepsek SDN Sukasari 5 Tangerang: itu tidak benar atau hoax
Berita ini 413 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warisi Semangat Pengabdian Sang Ayah, Asim Dames Siapkan Yayasan Babah Dames Indonesia

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:54 WIB

Asap Diduga Pembakaran Sampah Tigaraksa Picu ISPA, Warga Minta Pemkab Tangerang Bertindak

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:25 WIB

‎Oknum LSM Tertangkap Basah Menerima Rp15 Juta dari Tiga Kepala Desa di Tangerang ‎

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:57 WIB

Naker Fest 2026 Dibuka Hari Ini, 35 Perusahaan Siapkan Lowongan Kerja di Kabupaten Tangerang

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Akibat Angin Kencang, Pemkab Tangerang Kerahkan Water Bombing

Berita Terbaru