Wabup Cianjur Soroti Dugaan PKBM “Modus”, Tegaskan Pendidikan Kesetaraan Bukan Pabrik Ijazah

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Cianjur,- Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, menyoroti dugaan praktik yang tidak semestinya di sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Cianjur. Ia menegaskan, pendidikan kesetaraan tidak boleh hanya menjadi tempat penerbitan ijazah, tetapi harus benar-benar menjalankan fungsi mencerdaskan masyarakat.

 

Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri pelepasan peserta didik dan pentas seni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C Tahun Ajaran 2025–2026 di Yayasan PKBM Sarbini, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, kutib Cianjur Ubdate, Senin (22/6/2026).

 

Abi Ramzi mengaku sempat meragukan keberadaan sebagian PKBM setelah menerima berbagai informasi mengenai lembaga yang diduga tidak menjalankan proses pendidikan sebagaimana mestinya.

“Banyak juga akhirnya PKBM yang modus. Yang dibutuhkan peserta didik itu ilmunya, bukan sekadar ijazah,” tegasnya.

 

Ia mengingatkan agar tidak terjadi praktik pemberian ijazah tanpa proses pembelajaran yang benar. Menurutnya, pendidikan kesetaraan harus menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses sekolah formal, dengan tetap mengedepankan kualitas dan kepatuhan terhadap aturan.

 

Meski demikian, Abi Ramzi mengapresiasi PKBM Sarbini yang dinilainya masih menjaga komitmen dalam memberikan layanan pendidikan yang nyata kepada masyarakat.

“Ketika saya masuk ke PKBM Sarbini hari ini, ada rasa bangga dan optimistis. Mereka benar-benar niat membantu masyarakat di bidang pendidikan. Ini yang harus menjadi contoh,” ujarnya.

 

Ia berharap seluruh PKBM di Kabupaten Cianjur dapat kembali pada marwahnya sebagai lembaga pendidikan alternatif yang tulus, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan pengetahuan serta keterampilan peserta didik, bukan sekadar mengejar legalitas ijazah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Jaksa Agung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum
RKP Desa 2027 Mulai Disusun, Desa Bojong Renged Bidik Perencanaan Pembangunan Lebih Tepat Sasaran
Kejutan Tumpeng Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Teluknaga, Forkopimcam Teluknaga dan Kosambi Tegaskan Sinergi Jaga Keamanan
Pemkab Tangerang Perkuat Benteng Hukum Pelayanan Publik, Cegah Maladministrasi hingga Potensi Gugatan
Banten Setop Pemutihan Pajak Kendaraan, Wajib Pajak Taat Diganjar Diskon 5 Persen dan Hadiah Umrah
543 ASN Purnatugas, Pemkab Cianjur Tak Buka Rekrutmen Baru karena Keterbatasan Anggaran
Perkuat Tata Kelola Desa, APDESI dan Kejari Kabupaten Tangerang Gencarkan Gerakan Sadar Hukum
Diduga Ada Penyusutan Lahan RTH Taman Potret Eks Terminal Cikokol, Almamater Lima Tuntut Klarifikasi Manajemen TangCity dan Pemkot Tangerang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:21 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Jaksa Agung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:11 WIB

RKP Desa 2027 Mulai Disusun, Desa Bojong Renged Bidik Perencanaan Pembangunan Lebih Tepat Sasaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:54 WIB

Kejutan Tumpeng Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Teluknaga, Forkopimcam Teluknaga dan Kosambi Tegaskan Sinergi Jaga Keamanan

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Tangerang Perkuat Benteng Hukum Pelayanan Publik, Cegah Maladministrasi hingga Potensi Gugatan

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:06 WIB

Banten Setop Pemutihan Pajak Kendaraan, Wajib Pajak Taat Diganjar Diskon 5 Persen dan Hadiah Umrah

Berita Terbaru