Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustafa Kamaludin, Menilai Keputusan PJJ Merupakan Langkah Tepat

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Tangerang – DPRD Kota Tangerang mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Tangerang yang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

 

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustafa Kamaludin, menilai keputusan tersebut merupakan langkah tepat  untuk melindungi kesehatan para siswa. Menurutnya, paparan abu vulkanik perlu menjadi perhatian serius karena dapat berdampak terhadap kesehatan, terlebih daya tahan tubuh anak-anak masih relatif rentan.

 

“Saya setuju dengan PJJ ini karena persoalan sebaran abu vulkanik juga sangat berbahaya untuk kesehatan siswa-siswi kita. Apalagi kalau masih anak-anak, daya tahan tubuhnya kan masih kurang bagus,” ujar Mustafa, Rabu, 9 September 2026.

 

Ia mengatakan, penerapan PJJ tidak harus diperpanjang apabila kondisi udara sudah dinyatakan aman. Karena itu, kepastian mengenai keberadaan abu vulkanik di wilayah Kota Tangerang menjadi hal penting sebelum pembelajaran tatap muka kembali dilakukan.

 

Mustafa mendorong Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang untuk terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) guna memastikan kondisi lingkungan benar-benar aman bagi peserta didik.

 

“Jadi saya berharap Dindik bisa komunikatif dengan BMKG dan Dinkes yang bisa memastikan bahwa abu vulkanik erupsi GAK ini betul-betul sudah zero. Artinya, anak didik kita sudah bisa belajar tatap muka secara langsung dan bisa dipastikan kesehatannya pun mereka sudah terjamin,” katanya.

 

Mustafa menilai kondisi Kota Tangerang yang berada relatif dekat dengan wilayah Banten dan kawasan terdampak erupsi membuat pemerintah daerah perlu lebih cermat dalam menentukan waktu kembali ke pembelajaran tatap muka.

 

Ia juga menyinggung kondisi di sejumlah daerah lain yang sudah kembali menerapkan pembelajaran tatap muka. Menurutnya, setiap daerah memiliki kondisi dan tingkat paparan abu vulkanik yang berbeda sehingga kebijakan tidak bisa hanya disamakan.

 

“Kalau BMKG dan Dinkes sudah memastikan bahwa ini sudah tidak ada abu vulkanik, kenapa harus diperpanjang? Jadi memang semuanya harus berdasarkan kondisi dan kepastian dari pihak yang berkompeten,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Mustafa mengapresiasi pelaksanaan PJJ selama tiga hari karena dinilai mampu menjaga kesehatan siswa tanpa mengganggu proses belajar mengajar. Sistem pembelajaran secara daring juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk lebih terlibat dalam mendampingi anak selama mengikuti kegiatan belajar dari rumah.

 

“Saya apresiasi PJJ tiga hari karena ini menyangkut kesehatan anak-anak kita. Untuk persoalan belajar mengajar alhamdulillah dengan sistem online, anak saya juga ikut. Jadi alhamdulillah walaupun dengan PJJ, persoalan belajar mereka tidak terganggu dan malah orang tua bisa lebih mendampingi,” pungkasnya.

Penulis : Doni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Bang Pendi Buka Akses Pendidikan Paket B dan C bagi Warga Teluknaga
‎Pisah Sambut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes.Pol.Dr.Raden Muhammad Jauhari Digantikan Kombes.Pol. Herbin Sianipar
Aklamasi! Wilianto Tanta Kembali Pimpin PSMTI, Targetkan Organisasi Tumbuh Tiga Kali Lebih Baik
Kasus Tempuran Magelang Berlanjut, Enam Tersangka Jalani Proses Hukum, BG & Partners Minta Aparat Ungkap Aktor Provokasi Pelaku Pembacokan! 
Komisi II DPRD Soroti Ketidaksesuaian Data Desil Warga Kota Tangerang
Komite II DPD RI dan KKP Perkuat Koordinasi, Teluknaga Jadi Titik Pendalaman Informasi
Fun Futsal Dimulai! Sachrudin: Terus Kompak dan Bersinergi untuk Kemajuan Kota
‎Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:52 WIB

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustafa Kamaludin, Menilai Keputusan PJJ Merupakan Langkah Tepat

Rabu, 9 September 2026 - 18:57 WIB

Program Bang Pendi Buka Akses Pendidikan Paket B dan C bagi Warga Teluknaga

Selasa, 8 September 2026 - 12:58 WIB

‎Pisah Sambut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes.Pol.Dr.Raden Muhammad Jauhari Digantikan Kombes.Pol. Herbin Sianipar

Selasa, 8 September 2026 - 12:39 WIB

Aklamasi! Wilianto Tanta Kembali Pimpin PSMTI, Targetkan Organisasi Tumbuh Tiga Kali Lebih Baik

Jumat, 4 September 2026 - 08:40 WIB

Kasus Tempuran Magelang Berlanjut, Enam Tersangka Jalani Proses Hukum, BG & Partners Minta Aparat Ungkap Aktor Provokasi Pelaku Pembacokan! 

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Program Bang Pendi Buka Akses Pendidikan Paket B dan C bagi Warga Teluknaga

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:57 WIB