Camat Teluknaga Siapkan Generasi Tangguh untuk Indonesia Emas 2045
KABUPATEN TANGERANG,- Lapangan Alun-Alun Teluknaga menjadi ruang berkumpulnya generasi muda dalam semangat kepramukaan, Sabtu (22/8/2026). Di tempat itu, rangkaian Pesta Siaga Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Kecamatan Teluknaga resmi dibuka sebagai bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.
Camat Teluknaga sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Gerakan Pramuka Kecamatan Teluknaga, Kurnia SSTP, M.Si., hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Pesta Siaga tidak sekadar menjadi agenda peringatan Hari Pramuka. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang pembinaan bagi peserta untuk mengenal nilai kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini.
Momentum tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65, “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Kurnia menilai Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki karakter dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Pramuka merupakan wadah pembentukan calon-calon pemimpin masa depan yang tangguh, baik secara mental maupun spiritual. Dengan semangat 65 tahun Pramuka ini, mari kita terus meningkatkan aktivitas kegiatan Pramuka yang positif sehingga pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Kurnia.
Menurut Kurnia, aktivitas kepramukaan di Teluknaga perlu terus diarahkan pada kegiatan yang produktif dan memiliki manfaat nyata. Nilai-nilai yang diperoleh anggota Pramuka, kata dia, idealnya tidak berhenti di lingkungan latihan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberi dampak bagi masyarakat.
Salah satu bidang yang dinilai relevan dengan tema peringatan tahun ini adalah ketahanan pangan.
Kurnia mendorong anggota Pramuka untuk mengenal kegiatan produktif seperti budidaya ikan serta pengembangan tanaman pangan dan hortikultura. Selain melatih keterampilan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkenalkan pentingnya kemandirian pangan.
“Anak-anak Pramuka harus dibekali dengan berbagai kegiatan positif dan keterampilan yang bermanfaat. Harapannya, mereka mampu menjadi generasi yang mandiri dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat,” katanya.
Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kurnia didampingi Kepala Desa Tanjung Burung sekaligus Sekretaris Mabiran Gerakan Pramuka Kecamatan Teluknaga Idris Efendi, Ketua Kwaran Teluknaga Ahmad Mintarya, Kanit Binmas Polsek Teluknaga Iptu Sudadi, serta Budi, Kasibinwasdes Kecamatan Teluknaga yang juga merupakan anggota Mabiran.
Kurnia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65 kepada seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka. Ia berharap peringatan tersebut menjadi pemantik bagi seluruh jajaran dan anggota Pramuka untuk memperkuat kegiatan pembinaan yang kreatif, positif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
“Selamat Hari Pramuka ke-65. Semoga semangat kepramukaan terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Pesta Siaga di Teluknaga pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses panjang membangun karakter generasi muda.
Sebab, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berbicara mengenai pengetahuan dan keterampilan. Di dalamnya juga terdapat pembentukan sikap, tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan bekerja bersama.
Melalui kegiatan kepramukaan yang aktif dan terarah, Gerakan Pramuka Teluknaga diharapkan terus menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, serta siap mengambil peran dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.







