Tim Gabungan Sisir Sungai Cisadane, Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 Lewat Uji Laboratorium

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Selidiki Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane, Sampel Air Diuji di Laboratorium

 

 

Kabupaten Tangerang,- Tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cisadane, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/7/2026), untuk menindaklanjuti dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berkaitan dengan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Langkah tersebut dilakukan melalui inspeksi lapangan, identifikasi titik-titik yang diduga menjadi sumber pencemaran, serta pengambilan sampel air guna diuji di laboratorium.

 

Penyisiran melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang bersama sejumlah unsur masyarakat. Di antaranya Yayasan Bumi Pertiwi Asri yang diwakili Holida Minihanova, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Ike Megasari, Kabid Hukum HMNI Kabupaten Tangerang Deden Syarifudin, S.H., serta Kabid Pesisir dan Kemaritiman HMNI.

 

Dalam pemeriksaan awal di lapangan, tim menemukan adanya indikasi penurunan kualitas air pada sejumlah titik di aliran Sungai Cisadane. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian ilmiah melalui hasil uji laboratorium sebelum dapat ditarik kesimpulan mengenai penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab.

 

 

Situasi Sungai Cisadane Yang Tercemar

 

 

Hasil pengujian laboratorium nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan langkah penanganan, pemulihan kualitas lingkungan, hingga proses penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

 

Wakil Sekretaris Jenderal DPP HMNI, Ike Megasari, menegaskan Sungai Cisadane memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat, terutama nelayan dan warga yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai.

 

“Kami mendukung penuh langkah Dinas Lingkungan Hidup dalam melakukan investigasi secara menyeluruh dan transparan. Hasil uji laboratorium diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai kondisi kualitas air serta menjadi dasar penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran. Perlindungan Sungai Cisadane harus menjadi komitmen bersama karena sungai ini merupakan sumber kehidupan, bukan tempat pembuangan limbah yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujar Ike.

 

HMNI bersama seluruh pihak yang terlibat berharap proses investigasi dapat segera menghasilkan rekomendasi yang komprehensif. Dengan demikian, upaya pemulihan kualitas Sungai Cisadane dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi keberlangsungan hidup masyarakat pesisir dan para nelayan.

 

Penyelidikan masih berlangsung. Hingga hasil uji laboratorium diterbitkan, dugaan pencemaran tersebut belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran hukum maupun dikaitkan dengan pihak tertentu. Pemerintah menegaskan seluruh proses akan dilakukan berdasarkan bukti ilmiah dan ketentuan hukum yang berlaku.***

 

 

 

 

Sungai Cisadane

Dugaan pencemaran Sungai Cisadane

Limbah B3

DLH Kabupaten Tangerang

HMNI

Kualitas air Sungai Cisadane

Pencemaran lingkungan

Kabupaten Tangerang

Investigasi lingkungan

Uji laboratorium air

 

Keywords

Dugaan pencemaran Sungai Cisadane, limbah B3, Sungai Cisadane, DLH Kabupaten Tangerang, HMNI, investigasi lingkungan, kualitas air, uji laboratorium, pencemaran lingkungan, Kabupaten Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Binwasdes Teluknaga Hadiri Musdes Pembentukan Tim RKPDes 2027 Desa Tanjung Burung, Tekankan Perencanaan Partisipatif
Status Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin Dicabut, Pemkab Tangerang Lanjutkan Mitigasi dan Perkuat Antisipasi Kebakaran
Warisi Semangat Pengabdian Sang Ayah, Asim Dames Siapkan Yayasan Babah Dames Indonesia
Asap Diduga Pembakaran Sampah Tigaraksa Picu ISPA, Warga Minta Pemkab Tangerang Bertindak
‎Oknum LSM Tertangkap Basah Menerima Rp15 Juta dari Tiga Kepala Desa di Tangerang ‎
Naker Fest 2026 Dibuka Hari Ini, 35 Perusahaan Siapkan Lowongan Kerja di Kabupaten Tangerang
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Akibat Angin Kencang, Pemkab Tangerang Kerahkan Water Bombing
Guru PPPK Paruh Waktu di Tangerang Rela Jual Laptop Demi Asap Dapur Tetap Ngebul
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:37 WIB

Tim Gabungan Sisir Sungai Cisadane, Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 Lewat Uji Laboratorium

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:18 WIB

Binwasdes Teluknaga Hadiri Musdes Pembentukan Tim RKPDes 2027 Desa Tanjung Burung, Tekankan Perencanaan Partisipatif

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:50 WIB

Status Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin Dicabut, Pemkab Tangerang Lanjutkan Mitigasi dan Perkuat Antisipasi Kebakaran

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:54 WIB

Asap Diduga Pembakaran Sampah Tigaraksa Picu ISPA, Warga Minta Pemkab Tangerang Bertindak

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:25 WIB

‎Oknum LSM Tertangkap Basah Menerima Rp15 Juta dari Tiga Kepala Desa di Tangerang ‎

Berita Terbaru