Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Rupiah Tangguh, Fiskal Aman di Tengah Gejolak Global

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi “benteng berlapis” untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah badai ketidakpastian pasar global. Meski volatilitas meningkat, Menkeu memastikan kondisi ekonomi nasional masih dalam zona aman.

Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (10/3), Menkeu Purbaya menekankan bahwa kekuatan internal ekonomi Indonesia adalah kunci utama. Menurutnya, spekulasi pasar tidak akan menggoyahkan mata uang selama indikator makro tetap solid.

 

“Fondasi ekonomi kita adalah jangkar utama. Ketika fundamental kita kokoh, pergerakan Rupiah akan tetap terukur dan terkendali, terlepas dari seberapa keras guncangan di luar sana,” ujar Purbaya optimis.

 

Menkeu menjelaskan bahwa kunci dari ketahanan ini adalah konektivitas kebijakan yang harmonis antara sektor fiskal dan moneter. Langkah-langkah konkret telah diambil untuk menjaga kepercayaan pasar, antara lain:

 

– Intervensi Likuiditas: Memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai di sistem keuangan.

 

– Monitoring Real-Time: Pengawasan ketat terhadap transmisi sentimen global ke pasar domestik.

 

– Sabuk Pengaman Ekonomi: Koordinasi intensif dengan Bank Indonesia (BI) sebagai penyangga (buffer) untuk meredam apresiasi atau depresiasi yang berlebihan.

Baca Juga:  Instruksi Siaga 1 Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto: TNI Disiagakan Penuh, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah dan Jaga Stabilitas Nasional

 

“Kami dan BI terus melakukan pemantauan 24/7. Sinergi ini berfungsi sebagai perisai yang meminimalisir dampak gejolak internasional terhadap ekonomi riil kita,” tambahnya.

 

Menanggapi kekhawatiran publik mengenai lonjakan harga minyak dunia menjelang Idulfitri, Menkeu memberikan sinyal positif terkait kesehatan APBN. Ia memastikan bahwa fluktuasi harga energi saat ini masih dalam batas ambang yang dapat ditoleransi.

 

“Posisi fiskal kita sangat kuat,” tegas Purbaya. “Lonjakan harga energi yang terjadi bersifat temporer dan masih masuk dalam perhitungan stress test anggaran subsidi kita. Masyarakat tidak perlu cemas; APBN tetap mampu menyerap tekanan tersebut tanpa mengganggu postur anggaran secara keseluruhan.”

 

Melalui berbagai langkah antisipatif dan manajemen risiko yang terukur, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ekonomi Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang stabil. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MK Perkuat Perlindungan Wartawan Lewat Putusan No.145/PUU-XXIII/2025
Instruksi Siaga 1 Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto: TNI Disiagakan Penuh, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah dan Jaga Stabilitas Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:03 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Rupiah Tangguh, Fiskal Aman di Tengah Gejolak Global

Senin, 9 Maret 2026 - 05:00 WIB

MK Perkuat Perlindungan Wartawan Lewat Putusan No.145/PUU-XXIII/2025

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:42 WIB

Instruksi Siaga 1 Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto: TNI Disiagakan Penuh, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah dan Jaga Stabilitas Nasional

Berita Terbaru