May Day Tanpa Demo? Pemkab Tangerang Tebar 3 Ton Ikan, Ajak Buruh Mancing Bareng

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Tangerang Akan Tebar 3 Ton Ikan, Ajak Buruh Mancing Bareng di hari May Day

 

KABUPATEN TANGERANG,- Pemerintah Kabupaten Tangerang memilih jalur tak lazim dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Di tengah identitas May Day yang kerap identik dengan demonstrasi, Pemkab justru menyiapkan pendekatan rekreatif: menebar 3 ton ikan dan menggelar mancing bersama buruh di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang.

 

Agenda ini menjadi bagian dari strategi meredam potensi gesekan sekaligus menggeser perayaan ke arah yang lebih inklusif dan partisipatif.

 

Kepala Bidang Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Hendra, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dimatangkan melalui rapat lintas unsur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

“Pemda sudah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk perayaan May Day. Tadi juga sudah dilakukan rapat bersama Forkopimda,” ujar Hendra, Kamis, 23 April 2026.

 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan May Day Kabupaten Tangerang 2026 akan diawali dengan Pekan Olahraga Buruh (POB) mulai 3 Mei 2026. Selama sepekan, buruh dari berbagai federasi akan terlibat dalam sejumlah pertandingan olahraga.

 

Cabang yang dipertandingkan meliputi sepak bola persahabatan, catur, bulutangkis, dan bola voli antar serikat pekerja. Khusus sepak bola, panitia menyiapkan sekitar enam tim yang melibatkan unsur pemerintah daerah, serikat pekerja, hingga TNI dan Polri.

 

“Sepak bola persahabatan akan diikuti sekitar enam tim, termasuk dari unsur pemerintah daerah dan serikat pekerja,” kata Hendra.

 

Puncak acara pada 10 Mei 2026 dipastikan menjadi magnet utama. Sebanyak 3 ton ikan—nila, gurame, dan ikan mas—akan ditebar untuk kegiatan mancing bersama yang terbuka bagi buruh.

 

Tak berhenti di situ, panitia juga menyiapkan doorprize skala besar, mulai dari sepeda motor, televisi, kulkas, hingga sepeda.

 

Di saat bersamaan, Pemkab juga menyisipkan dimensi sosial melalui donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta sembako murah.

 

“Selain mancing bersama, ada juga doorprize, donor darah, cek kesehatan gratis, bazar UMKM, dan sembako murah,” ujarnya.

 

Kegiatan ini ditargetkan melibatkan sekitar 29 federasi serikat pekerja di Kabupaten Tangerang. Pemerintah daerah berharap skema ini mampu memperkuat komunikasi dan menjaga stabilitas hubungan industrial.

 

Hingga kini, Disnaker mengaku belum menerima sinyal adanya aksi unjuk rasa pada May Day.

 

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini buruh di Kabupaten Tangerang tetap kondusif, sehingga hubungan industrial tetap terjaga,” kata Hendra.

 

Menggeser Narasi May Day

Pemkab Tangerang tampak ingin menggeser narasi May Day dari konfrontatif menjadi kolaboratif—dari jalanan ke ruang-ruang interaksi yang lebih cair. Mancing bersama, olahraga, hingga kegiatan sosial diposisikan sebagai medium baru untuk merawat relasi antara buruh, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Apakah pendekatan ini efektif meredam potensi konflik? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, tahun ini, May Day di Kabupaten Tangerang tak hanya soal tuntutan, tetapi juga soal kebersamaan. (NBL/Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pengangguran ke Harapan Baru: Warga Teluknaga Desak Proyek Pergudangan Tak Dihambat
Akses Vital Tiga Desa Diperbaiki CSR PIK 2, Kades Tegal Angus: Ini Jawaban Penantian Warga
SE Pembatasan Gawai di Sekolah Diklaim Efektif, Pemkab Tangerang Perketat Disiplin Digital Pelajar
Raker DKKT 2026: Dari Forum ke Aksi, Menguji Keseriusan Kebangkitan Seni Budaya Tangerang
Benturan Kepentingan di Pintu Kekuasaan: Sawah atau Beton, Warga Tangerang Utara Terbelah
SPMB SMPN Kabupaten Tangerang 2026 Mulai Disiapkan, Dinas Pendidikan Pastikan Sistem Transparan dan Layanan Pengaduan Dibuka
Program Bedah Rumah Kabupaten Tangerang Digenjot, Target 1.000 Rumah Layak Huni per Tahun Lewat Gebrak Pakumis
Jumat Bersih Diperkuat, Seluruh Jajaran Turun Bersihkan Sampah di Tengah Rendahnya Kesadaran Warga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:38 WIB

Dari Pengangguran ke Harapan Baru: Warga Teluknaga Desak Proyek Pergudangan Tak Dihambat

Kamis, 23 April 2026 - 17:18 WIB

Akses Vital Tiga Desa Diperbaiki CSR PIK 2, Kades Tegal Angus: Ini Jawaban Penantian Warga

Kamis, 23 April 2026 - 12:02 WIB

May Day Tanpa Demo? Pemkab Tangerang Tebar 3 Ton Ikan, Ajak Buruh Mancing Bareng

Kamis, 23 April 2026 - 04:43 WIB

SE Pembatasan Gawai di Sekolah Diklaim Efektif, Pemkab Tangerang Perketat Disiplin Digital Pelajar

Rabu, 22 April 2026 - 19:34 WIB

Benturan Kepentingan di Pintu Kekuasaan: Sawah atau Beton, Warga Tangerang Utara Terbelah

Berita Terbaru