Bupati Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jumling di Teluknaga sekaligus serap aspirasi masyarakat Teluknaga
KABUPATEN TANGERANG,- Bupati Tangerang Maesyal Rasyid turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Baitul Makmur, Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, Jumat (1/5/2026). Agenda ini menjadi panggung bagi pemerintah daerah untuk mendengar suara warga dari level akar rumput.
Didampingi Camat Teluknaga, Kurnia, kehadiran Maesyal Rasyid disambut para ulama dan tokoh masyarakat setempat. Warga tampak memadati area masjid, menandai tingginya antusiasme terhadap kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut.
Dalam sambutannya, Maesyal menegaskan bahwa program Jumling bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen penting untuk memastikan kebijakan daerah berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.
“Lewat Jumling, kami ingin memastikan pemerintah hadir, mendengar langsung, dan merespons apa yang menjadi kebutuhan warga,” kata Maesyal.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung program pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Tokoh masyarakat Kampung Besar, Ahmad Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Tangerang yang dinilai membawa pendekatan langsung tanpa sekat birokrasi.
“Kami merasa diperhatikan. Kehadiran Bupati bukan hanya simbolis, tapi benar-benar membuka ruang dialog. Harapan kami, apa yang disampaikan warga bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti Jumling menjadi momentum penting bagi masyarakat desa untuk menyampaikan persoalan yang selama ini jarang tersampaikan secara langsung kepada pengambil kebijakan.
“Momentum ini juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan dan kebutuhan pembangunan di wilayah Teluknaga,”pungkasnya.
Program Jum’at Keliling menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperkuat komunikasi publik sekaligus menguji efektivitas kebijakan di lapangan. Kehadiran langsung kepala daerah dinilai krusial dalam menjaga kepercayaan masyarakat. (NBL)









