Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Maesyal Turun Langsung Serahkan 50 Gerobak Usaha untuk Warga Pesisir

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid di Dampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang memberikan simbolis Gerobak dan Kompor ke para pelaku usaha

 

TELUKNAGA,- Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai menggenjot penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir. Sebanyak 50 unit gerobak usaha lengkap dengan perlengkapannya diserahkan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) di Aula Kecamatan Teluknaga, Rabu (21/5/2026).

 

Penyerahan bantuan itu dilakukan dalam kegiatan sosialisasi legalitas usaha bagi masyarakat pelaku UMKM, yang menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Pakuhaji, Teluknaga, hingga Kosambi.

 

Program hibah tersebut diberikan kepada pelaku usaha di Desa Gaga dan Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Desa Pangkalan dan Desa Kebon Cau di Kecamatan Teluknaga, serta Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi.

 

Di hadapan para pelaku usaha kecil, Bupati Maesyal menegaskan bahwa UMKM tidak boleh hanya dipandang sebagai usaha pinggiran, melainkan sebagai penopang utama ekonomi masyarakat yang harus diperkuat secara nyata.

 

“UMKM adalah denyut ekonomi rakyat. Pemerintah tidak ingin masyarakat hanya bertahan hidup, tetapi harus bisa berkembang dan mandiri secara ekonomi. Karena itu bantuan ini bukan sekadar gerobak, tetapi modal untuk bangkit dan naik kelas,” ujar Maesyal.

 

 

 

 

Ia menilai, tekanan kebutuhan hidup yang terus meningkat membuat pemerintah daerah harus hadir lebih konkret, terutama bagi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari usaha harian.

 

Menurutnya, bantuan gerobak usaha tersebut diharapkan mampu menjadi titik awal peningkatan pendapatan keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru di lingkungan masyarakat pesisir.

 

“Kami ingin bantuan ini benar-benar dipakai untuk usaha produktif. Jangan hanya berhenti sebagai penerima bantuan, tapi harus tumbuh menjadi pelaku usaha yang kuat, memiliki pelanggan, penghasilan tetap, bahkan mampu membuka lapangan kerja,” katanya.

 

Maesyal juga menyoroti pentingnya legalitas usaha bagi pelaku UMKM agar lebih mudah mendapatkan akses pembinaan, bantuan modal, hingga pemasaran yang lebih luas.

 

“Kalau usaha masyarakat sudah tertata dan memiliki legalitas, pemerintah akan lebih mudah memberikan pendampingan lanjutan. Ini bagian dari membangun ekonomi kerakyatan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

 

Sementara itu, salah satu penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil di wilayah pesisir. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini berjuang mempertahankan usaha di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

 

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Gerobak ini akan dipakai untuk usaha keluarga sehari-hari. Terima kasih kepada Bupati Maesyal Rasyid yang sudah peduli kepada masyarakat kecil,” ujarnya.

 

Program hibah peralatan usaha melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang itu diharapkan menjadi langkah konkret Pemkab Tangerang dalam memperkuat sektor UMKM, meningkatkan daya tahan ekonomi masyarakat pesisir, serta mendorong pertumbuhan usaha kecil yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (NBL)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tasyakuran Kelulusan SMPN 1 Teluknaga Jadi Momentum Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Pergantian Kepala Sekolah SDN Kampung Melayu 3 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan di Teluknaga
Jelang Idul Adha 2026, Pemkab Tangerang Perketat Pengawasan Hewan Kurban dan Stabilitas Pangan
Desak Perda Truk Tambang, HMTU dan Aktivis Tangerang Utara Tagih Janji DPRD
LBH Marwah Independent Publik Kritik Keras Forum TJSL dan Pemkot Tangerang: “CSR Jangan Mati Suri di Kota Industri”
ALMAMATER LIMA Semprot Kinerja Forum TJSL Kota Tangerang: “Jangan Berlindung di Balik Regulasi”
Forum CSR Kota Tangerang Akui Kinerja Belum Optimal, Soroti Perda dan Minim Dukungan Pemkot
Gubernur Banten Teken Percepatan PSEL Serang Raya, Sampah Ditargetkan Jadi Energi Listrik Ramah Lingkungan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Maesyal Turun Langsung Serahkan 50 Gerobak Usaha untuk Warga Pesisir

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:39 WIB

Tasyakuran Kelulusan SMPN 1 Teluknaga Jadi Momentum Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:23 WIB

Pergantian Kepala Sekolah SDN Kampung Melayu 3 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan di Teluknaga

Senin, 18 Mei 2026 - 19:28 WIB

Desak Perda Truk Tambang, HMTU dan Aktivis Tangerang Utara Tagih Janji DPRD

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:50 WIB

LBH Marwah Independent Publik Kritik Keras Forum TJSL dan Pemkot Tangerang: “CSR Jangan Mati Suri di Kota Industri”

Berita Terbaru