Lelang di Kabupaten Tangerang Disorot, Pengamat: Akan Kawal Ketat Pokja UKPBJ

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tangerang kembali disorot. Pokja Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) diminta membuka seluruh tahapan lelang secara terang-benderang. Pengawasan publik ditegaskan akan diperketat.”

 

 

KABUPATEN TANGERANG,- Transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi perhatian serius. Pokja UKPBJ diingatkan agar tidak memberi ruang sedikit pun bagi praktik yang berpotensi melanggar prinsip keadilan dan akuntabilitas.

 

Pengamat kebijakan publik, Usuf Supandi Cewi, menegaskan bahwa setiap proses lelang harus berjalan fair, terbuka, dan dapat diaudit publik. Ia menilai, celah kecil dalam proses pengadaan dapat memicu kecurigaan dan merusak kepercayaan masyarakat.

 

“Semua tahapan harus jelas, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada ruang abu-abu dalam proses ini,” ujarnya.

 

Cewi juga mengingatkan agar tidak ada praktik “main mata” atau mekanisme terselubung yang menguntungkan pihak tertentu. Menurutnya, prinsip persaingan sehat harus dijaga sejak tahap perencanaan hingga penetapan pemenang.

 

“Kalau ada indikasi yang tidak wajar, itu akan menjadi catatan serius. Proses pengadaan bukan ruang kompromi,” tegas Cewi, Senin (4/5/2026)

 

Lebih jauh, ia memastikan akan ikut mengawal jalannya proses pengadaan tersebut. Pengawasan, kata dia, akan dilakukan sebagai bagian dari kontrol publik agar seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

 

“Saya akan mengawal proses ini. Tujuannya sederhana, memastikan tidak ada penyimpangan dan semua berjalan sesuai prinsip transparansi dan keadilan,” katanya.

 

Dorongan ini sejalan dengan tuntutan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), di mana transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas menjadi pilar utama dalam pengelolaan anggaran publik.

 

Sorotan terhadap kinerja UKPBJ Kabupaten Tangerang menjadi peringatan bahwa setiap proses pengadaan harus bersih dari praktik yang mencederai integritas. Pengawasan publik kini menjadi kunci untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan. (Red/NBL)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Ketua Umum LSM Komando M. Omar Rodhi Soroti Badan Gizi Nasional (BGN)
Program Bang Pendi Buka Akses Pendidikan Paket B dan C bagi Warga Teluknaga
Komisi II DPRD Soroti Ketidaksesuaian Data Desil Warga Kota Tangerang
Komite II DPD RI dan KKP Perkuat Koordinasi, Teluknaga Jadi Titik Pendalaman Informasi
Dari Pesta Siaga, Teluknaga Siapkan Generasi Tangguh untuk Indonesia Emas 2045
Semarak HUT RI ke-81 di Teluknaga: Camat Kurnia Pimpin Pengibaran Sang Merah Putih
Persembahan Anak Bangsa, Menyongsong HUT RI Ke-81 Untuk Kabupaten Tangerang
Teluknaga Genap 76 Tahun, Tasyakuran Jadi Ajang Memperkuat Kebersamaan
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:18 WIB

‎Ketua Umum LSM Komando M. Omar Rodhi Soroti Badan Gizi Nasional (BGN)

Rabu, 9 September 2026 - 18:57 WIB

Program Bang Pendi Buka Akses Pendidikan Paket B dan C bagi Warga Teluknaga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Komisi II DPRD Soroti Ketidaksesuaian Data Desil Warga Kota Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Komite II DPD RI dan KKP Perkuat Koordinasi, Teluknaga Jadi Titik Pendalaman Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Dari Pesta Siaga, Teluknaga Siapkan Generasi Tangguh untuk Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru