Suryadi Tokoh Masyarakat Tanjung Pasir mendesak agar perbaikan jalan Tanjung Pasir segera diperbaiki.
KABUPATEN TANGERANG,– Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam melakukan rehabilitasi infrastruktur di kawasan Pakuhaji mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Namun, keberhasilan tersebut kini memicu gelombang harapan baru dari warga tetangga, khususnya di wilayah Desa Tanjung Pasir, yang mendesak agar perbaikan jalan serupa segera menyentuh lingkungan mereka.
Transformasi Jalan Raya Pakuhaji kedepan akan jauh lebih layak dan kokoh dipandang sebagai bukti nyata komitmen Bupati dalam pemerataan pembangunan.
Sayangnya, kontras infrastruktur terlihat jelas saat memasuki jalur menuju kawasan pesisir Tanjung Pasir, di mana beberapa titik jalan dilaporkan masih mengalami kerusakan, berlubang, dan berdebu saat musim kemarau.
Suryadi, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyatakan bahwa perbaikan jalan di Tanjung Pasir bukan sekadar urusan kenyamanan, melainkan kebutuhan mendesak untuk mendongkrak ekonomi lokal.
“Kami sangat mengapresiasi kerja nyata Bapak Bupati di Pakuhaji. Jalannya sudah ada perbaikan. Tapi, kami warga Tanjung Pasir juga berharap mendapatkan perhatian yang sama. Tanjung Pasir adalah gerbang ekonomi hasil bahari. Kalau jalannya bagus, warga lokal maupun nelayan makin mudah dan terangkat ekonominya,” ujar Suryadi, kamis (2/4/26).
Jalur Tanjung Pasir merupakan akses utama menuju destinasi penyeberangan ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Kerusakan jalan di wilayah ini dinilai menghambat potensi pendapatan UMKM lokal serta menyulitkan mobilitas para nelayan dalam mendistribusikan hasil laut yang bersifat cepat rusak (perishable).
Warga berharap pemerintah tidak menunda-nunda eksekusi perbaikan. Mengingat intensitas kendaraan warga lokal dan pengangkut hasil laut, kondisi jalan yang ada saat ini dianggap sudah mencapai titik jenuh dan membutuhkan penanganan permanen, bukan sekadar tambal sulam.
Ia berharap kesuksesan proyek di Pakuhaji menjadi “pilot project” yang segera direplikasi ke wilayah Tanjung Pasir dalam waktu dekat ini. Warga ingin melihat alat berat segera bergeser ke wilayah mereka agar ketimpangan infrastruktur antar wilayah tidak semakin mencolok.
“Harapan kami sederhana, kami di Tanjung Pasir juga ingin segera merasakan jalan yang layak dan aman untuk dilewati. Kami minta disegerakan, jangan sampai menunggu ada kecelakaan lagi atau kerusakan yang lebih parah lagi baru ditangani,” pungkas Suryadi.
Dengan adanya desakan ini, warga berharap Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang dapat segera melakukan peninjauan lapangan dan memasukkan percepatan perbaikan jalan Tanjung Pasir ke dalam skala prioritas utama di tahun 2026. (NBL)












