Piket Lebaran: Dedikasi Satpam Menjaga Amanah di Tengah Kerinduan Keluarga

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, 21 Maret 2026 – Di saat gema takbir menandai hari kemenangan dan mayoritas masyarakat muslim berkumpul bersama keluarga, Satuan keamanan (Satpam) tetap bersiaga di pos masing-masing. Bagi mereka, Lebaran adalah pembuktian atas komitmen profesi dan wujud nyata perjuangan seorang kepala keluarga dalam menafkahi orang-orang tercinta.

 

Dudi Haryadi (45), seorang petugas keamanan senior di sebuah kawasan perkantoran Kota Tangerang, adalah satu dari sekian banyak petugas yang melewatkan momen salat Id bersama anak istrinya tahun ini. Baginya, seragam yang dikenakannya membawa tanggung jawab besar yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja.

 

“Menjaga keamanan saat semua orang pulang adalah bentuk pengabdian. Ada rasa bangga ketika tempat yang saya jaga tetap aman. Ini bukan sekadar bekerja, tapi menjalankan amanah yang sudah menjadi jalan saya menafkahi keluarga,” ujar Dudi.

 

Tugas keamanan saat Lebaran menuntut kewaspadaan lebih tinggi dibandingkan hari biasa. Kondisi lingkungan yang kosong dan sepi memerlukan ketelitian ekstra untuk memastikan setiap sudut area tetap kondusif.

 

Bagi para petugas ini, motivasi utama mereka bertahan di pos jaga adalah:

– Amanah Profesi: Menjalankan kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan.

– Stabilitas Keluarga: Memastikan keberlangsungan nafkah bagi istri dan anak di rumah melalui pekerjaan yang halal dan penuh tanggung jawab.

 

Pengorbanan yang Terbayar dengan Ketenangan

Meski harus menahan rindu untuk mencicipi hidangan Lebaran di rumah sendiri, Dudi dan rekan-rekannya merasa bahwa tugas ini adalah bagian dari ibadah. Mereka meyakini bahwa memastikan orang lain dapat beribadah dan berlibur dengan tenang adalah nilai mulia dari profesi mereka.

 

“Anak dan istri di rumah sudah mengerti. Mereka tahu bahwa ayahnya sedang berjuang. Doa mereka itulah yang menguatkan saya untuk tetap tegak berdiri di sini meskipun kota sedang sepi,” tutup Dudi.

 

Dedikasi para petugas keamanan ini menjadi cermin bahwa keamanan dan kenyamanan publik sering kali berdiri di atas pundak orang-orang yang rela menunda momen kebersamaan demi kewajiban. (Nbl)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gudang di Karang Anyar Neglasari Disorot, Proyek Berjalan Tanpa Papan Izin Legalitas Dipertanyakan !
Sosok Intelijen Kini Pimpin Kejari, Pradhana Probo Setyarjo Siap Gebrak Kota Tangerang
Segel PT Esa Jaya Dibuka Diam-Diam? DPRD Kota Tangerang Siap Bongkar Dugaan Pelanggaran Prosedur
Waduh! Ada Aroma Ratusan Juta Segel PT ESA Dicabut Tanpa Koordinasi, Alex: Perintah Kasat
Harga Angkringan di Komplek Pemkot Tangerang Disorot, Ngopi Angkringan Tembus Setara Cafe
Satpol PP Kota Tangerang Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Angke ‎
Perkuat Sinergi, Wakapolres Metro Tangerang Kota Serap Aspirasi Warga Pondok Bahar Lewat ‘Ngopi Kamtibmas’
‎BPNT dan PKH Tahap Satu di Kecamatan Pinang Rampung Disalurkan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:52 WIB

Gudang di Karang Anyar Neglasari Disorot, Proyek Berjalan Tanpa Papan Izin Legalitas Dipertanyakan !

Rabu, 15 April 2026 - 10:39 WIB

Sosok Intelijen Kini Pimpin Kejari, Pradhana Probo Setyarjo Siap Gebrak Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 - 20:30 WIB

Segel PT Esa Jaya Dibuka Diam-Diam? DPRD Kota Tangerang Siap Bongkar Dugaan Pelanggaran Prosedur

Selasa, 14 April 2026 - 20:01 WIB

Waduh! Ada Aroma Ratusan Juta Segel PT ESA Dicabut Tanpa Koordinasi, Alex: Perintah Kasat

Minggu, 12 April 2026 - 00:41 WIB

Harga Angkringan di Komplek Pemkot Tangerang Disorot, Ngopi Angkringan Tembus Setara Cafe

Berita Terbaru