Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Monev Koperasi Merah Putih 2026, Soroti Efektivitas Dana Rp100 Juta per Desa

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Monev Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Triwulan I 2026. Evaluasi fokus pada efektivitas dana Rp100 juta dan penguatan peran koperasi.

 

 

KABUPATEN TANGERANG,- Moch. Maesyal Rasyid langsung menguji efektivitas program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan I Tahun 2026. Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa koperasi tidak cukup hanya berdiri di atas kertas, tetapi harus benar-benar bergerak dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

 

Kegiatan Monev tersebut digelar di Aula Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tangerang, Rabu (15/04/2026), dengan melibatkan ratusan pengurus koperasi dari berbagai wilayah.

 

Sebanyak 137 ketua KDKMP mengikuti Monev gelombang pertama. Jumlah yang sama akan kembali dilibatkan pada gelombang kedua yang dijadwalkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang.

 

“Hari ini kita undang 137 ketua koperasi untuk gelombang pertama, nanti gelombang kedua jumlahnya sama,” ujar Maesyal.

 

Menurutnya, Monev ini menjadi instrumen awal untuk memastikan program koperasi berjalan optimal dan tepat sasaran. Evaluasi difokuskan pada implementasi program, pemanfaatan anggaran, hingga hambatan operasional di lapangan.

 

Ia menegaskan, koperasi yang telah menerima dukungan dana Rp100 juta per desa/kelurahan harus menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar terbentuk secara administratif.

 

“Kita ingin melihat apakah koperasi ini sudah berjalan lancar atau masih ada kendala. Koperasi harus punya usaha yang hidup dan memberi manfaat langsung bagi anggota,” tegasnya.

 

Lebih jauh, Pemkab Tangerang menghadirkan sejumlah narasumber strategis dalam forum tersebut untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi koperasi, terutama terkait rantai pasok dan keberlanjutan usaha.

 

“Kita cari solusi bersama agar koperasi desa ini bisa berjalan tanpa hambatan, khususnya terkait suplai,” katanya.

 

Maesyal juga mendorong koperasi untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai sumber utama usaha. Ia menilai kolaborasi dengan petani dan pelaku usaha lokal menjadi kunci penguatan ekonomi berbasis desa.

 

“Koperasi bisa bekerja sama dengan petani lokal. Hasil panen pertanian, hortikultura, hingga peternakan seperti ayam dan lele bisa disuplai untuk mendukung program MBG,” jelasnya.

 

Sinergi tersebut diharapkan mampu menempatkan koperasi sebagai bagian penting dalam rantai distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah.

 

“Kalau sinerginya kuat, koperasi bukan hanya berjalan, tapi juga jadi penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.

 

Pemkab Tangerang memastikan kegiatan Monev ini akan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan, sehingga koperasi tumbuh mandiri dan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menegaskan bahwa Monev difokuskan pada pemetaan masalah koperasi secara komprehensif.

 

“Kegiatan ini untuk mengidentifikasi kendala dari aspek kelembagaan, usaha, dan SDM agar penanganannya tepat sasaran,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, hasil evaluasi akan menjadi dasar penyusunan strategi pembinaan ke depan.

 

“Dari hasil ini, kami akan merumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan kinerja dan keberlanjutan koperasi,” jelasnya.

 

Melalui pendekatan interaktif seperti diskusi, asistensi, dan monitoring langsung, pihaknya optimistis setiap persoalan dapat ditindaklanjuti secara konkret.

 

“Harapannya, koperasi benar-benar berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tutup Anna. (NBL)

 

Sumber Berita: https://monev-koperasi-merah-putih-tangerang-2026-maesyal-rasyid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teras Desa Diluncurkan di Teluknaga, Warga Kini Punya Kanal Digital untuk Mengawal Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Gelar Istighosah dan Santuni 464 Anak Yatim pada HUT ke-31
Program Ruang Bersama Indonesia Hadir di Teluknaga, Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Satu Tahun DKKT: Merawat Tradisi, Menagih Prestasi Seni Budaya Tangerang
Catatan dari HUT Ke-1, “MENYULAM WAKTU, MERAWAT BUDAYA” Satu Tahun Jejak Gemilang DKKT Menjaga Napas Tangerang
Perumda TB Sebut Media Mempunyai Peran Penting Jembatan Informasi ke Masyarakat
Ulama, Santri dan Tokoh Masyarakat Temui Bupati Tangerang, Rencana Kegiatan Civas Regal di PIK 2 Ditolak
‎Ketua Umum LSM Komando M. Omar Rodhi Soroti Badan Gizi Nasional (BGN)
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Teras Desa Diluncurkan di Teluknaga, Warga Kini Punya Kanal Digital untuk Mengawal Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Perumda Tirta Benteng Gelar Istighosah dan Santuni 464 Anak Yatim pada HUT ke-31

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Program Ruang Bersama Indonesia Hadir di Teluknaga, Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Catatan dari HUT Ke-1, “MENYULAM WAKTU, MERAWAT BUDAYA” Satu Tahun Jejak Gemilang DKKT Menjaga Napas Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Perumda TB Sebut Media Mempunyai Peran Penting Jembatan Informasi ke Masyarakat

Berita Terbaru