Bupati Cianjur Perketat Pengelolaan Dana Desa, Minta Tak Ada Celah Penyimpangan Anggaran

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian meminta seluruh kepala desa mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel

 

CIANJUR,- Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian memperingatkan seluruh pemerintah desa agar mengelola dana desa secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Ia menegaskan setiap rupiah anggaran yang bersumber dari negara harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Pesan itu disampaikan Wahyu saat menghadiri Sosialisasi Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Desa yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur di Ballroom Hotel Le Eminence Palasari, Kecamatan Cipanas, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh camat, kepala desa, serta perangkat daerah di Kabupaten Cianjur.

 

Menurut Wahyu, besarnya dana yang dikelola pemerintah desa harus diimbangi dengan tata kelola yang baik. Karena itu, seluruh aparatur desa dituntut memahami aturan pengelolaan keuangan agar tidak terjadi kesalahan administrasi maupun pelaksanaan program.

 

“Kami ingin tata kelola anggaran, baik di tingkat kabupaten maupun desa, berjalan tertib administrasi. Dengan begitu aparatur desa dapat bekerja lebih tenang dan pembangunan berjalan optimal untuk masyarakat,” ujar Wahyu.

 

Ia mengatakan, sosialisasi menjadi langkah awal untuk menyamakan pemahaman aparatur desa yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Namun, upaya memperkuat tata kelola tidak berhenti pada kegiatan tersebut.

 

Pemkab Cianjur, kata Wahyu, akan memperkuat pendampingan, monitoring, dan pengawasan terhadap pengelolaan dana desa agar pelaksanaannya tetap berada dalam koridor regulasi dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

 

Wahyu juga meminta setiap program yang dibiayai melalui APBDes memiliki sasaran yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

“Setiap kebijakan harus memiliki output dan outcome yang jelas sehingga manfaatnya dapat dihitung, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan,” katanya.

 

Melalui penguatan pengawasan dan transparansi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap pengelolaan dana desa semakin efektif, mendorong pembangunan yang tepat sasaran, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa.***

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

129 Koperasi Merah Putih di Cianjur Rampung Dibangun, Ratusan Gerai Lain Dikebut hingga Akhir Juli
Dari Balik Wajan Gorengan: Kisah Inspiratif Seorang Ibu yang Berhasil Mengantar Anaknya ke Bangku Kuliah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:09 WIB

129 Koperasi Merah Putih di Cianjur Rampung Dibangun, Ratusan Gerai Lain Dikebut hingga Akhir Juli

Senin, 9 Maret 2026 - 06:20 WIB

Dari Balik Wajan Gorengan: Kisah Inspiratif Seorang Ibu yang Berhasil Mengantar Anaknya ke Bangku Kuliah

Berita Terbaru