Pemkab Tangerang Akan Tebar 3 Ton Ikan, Ajak Buruh Mancing Bareng di hari May Day
KABUPATEN TANGERANG,- Pemerintah Kabupaten Tangerang memilih jalur tak lazim dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Di tengah identitas May Day yang kerap identik dengan demonstrasi, Pemkab justru menyiapkan pendekatan rekreatif: menebar 3 ton ikan dan menggelar mancing bersama buruh di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang.
Agenda ini menjadi bagian dari strategi meredam potensi gesekan sekaligus menggeser perayaan ke arah yang lebih inklusif dan partisipatif.
Kepala Bidang Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Hendra, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dimatangkan melalui rapat lintas unsur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Pemda sudah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk perayaan May Day. Tadi juga sudah dilakukan rapat bersama Forkopimda,” ujar Hendra, Kamis, 23 April 2026.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan May Day Kabupaten Tangerang 2026 akan diawali dengan Pekan Olahraga Buruh (POB) mulai 3 Mei 2026. Selama sepekan, buruh dari berbagai federasi akan terlibat dalam sejumlah pertandingan olahraga.
Cabang yang dipertandingkan meliputi sepak bola persahabatan, catur, bulutangkis, dan bola voli antar serikat pekerja. Khusus sepak bola, panitia menyiapkan sekitar enam tim yang melibatkan unsur pemerintah daerah, serikat pekerja, hingga TNI dan Polri.
“Sepak bola persahabatan akan diikuti sekitar enam tim, termasuk dari unsur pemerintah daerah dan serikat pekerja,” kata Hendra.
Puncak acara pada 10 Mei 2026 dipastikan menjadi magnet utama. Sebanyak 3 ton ikan—nila, gurame, dan ikan mas—akan ditebar untuk kegiatan mancing bersama yang terbuka bagi buruh.
Tak berhenti di situ, panitia juga menyiapkan doorprize skala besar, mulai dari sepeda motor, televisi, kulkas, hingga sepeda.
Di saat bersamaan, Pemkab juga menyisipkan dimensi sosial melalui donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta sembako murah.
“Selain mancing bersama, ada juga doorprize, donor darah, cek kesehatan gratis, bazar UMKM, dan sembako murah,” ujarnya.
Kegiatan ini ditargetkan melibatkan sekitar 29 federasi serikat pekerja di Kabupaten Tangerang. Pemerintah daerah berharap skema ini mampu memperkuat komunikasi dan menjaga stabilitas hubungan industrial.
Hingga kini, Disnaker mengaku belum menerima sinyal adanya aksi unjuk rasa pada May Day.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini buruh di Kabupaten Tangerang tetap kondusif, sehingga hubungan industrial tetap terjaga,” kata Hendra.
Menggeser Narasi May Day
Pemkab Tangerang tampak ingin menggeser narasi May Day dari konfrontatif menjadi kolaboratif—dari jalanan ke ruang-ruang interaksi yang lebih cair. Mancing bersama, olahraga, hingga kegiatan sosial diposisikan sebagai medium baru untuk merawat relasi antara buruh, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Apakah pendekatan ini efektif meredam potensi konflik? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, tahun ini, May Day di Kabupaten Tangerang tak hanya soal tuntutan, tetapi juga soal kebersamaan. (NBL/Red)







