Sebagian Warga Teluknaga Sambut 1 Syawal Lebih Cepat; Tokoh: “Jadikan Perbedaan Itu Rahmatan Lil Alamin”

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKNAGA, TANGERANG,– Gema takbir mulai membubung di langit Kecamatan Teluknaga sejak Kamis malam, menandai dimulainya perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah bagi sebagian warga setempat pada Jumat (20/3/2026). Pelaksanaan salat Ied yang lebih awal ini mendahului ketetapan Pemerintah Pusat yang baru menetapkan hari raya jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 mendatang.

 

Meski arus utama masyarakat mengikuti hasil keputusan menteri agama pada hasil Sidang Isbat petang tadi, suasana di sejumlah desa di wilayah kecamatan Teluknaga terpantau berlangsung khidmat dan tertib. Sejak selepas Isya, gelombang suara takbir di area masjid dan musolah yang meyakini jatuhnya hari kemenangan hari ini.

 

Menyikapi fenomena perbedaan ini, M. Fahmi Ardi, selaku tokoh masyarakat Teluknaga menegaskan bahwa keberagaman metode penentuan awal bulan 1 Syawal merupakan bagian tak terpisahkan dari khazanah intelektual Islam. Ia menekankan bahwa penerapan ilmu hisab secara mandiri oleh kelompok tertentu bukanlah bentuk pembangkangan, melainkan wujud dinamika keilmuan.

 

“Kita harus melihat perbedaan ini sebagai rahmatan lil alamin. Adanya diskrepansi antara perhitungan lokal dengan Sidang Isbat justru menunjukkan luasnya cakrawala penerapan ilmu di tengah umat,” ujar Fahmi kepada Cakra Banten Tagline.

Baca Juga:  Lepas 3.100 Pemudik, Pemkab Tangerang Pastikan Armada Bus Layak dan Sopir Bebas Narkoba

 

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak terjebak dalam perdebatan yang memicu keretakan sosial. Menurutnya, kedewasaan beragama diuji saat individu mampu menghormati keyakinan yang berbeda tanpa kehilangan rasa persaudaraan.

 

Kecamatan Teluknaga, yang secara historis dikenal sebagai basis masyarakat religius dengan beragam rujukan tradisi, kembali menunjukkan kematangannya dalam berdemokrasi spiritual. Perbedaan jadwal ini justru dipandang sebagai manifestasi kekayaan spiritualitas yang tetap berada dalam koridor saling menghormati.

 

Fokus utama saat ini adalah memastikan semangat kebersamaan tetap terjaga hingga besok, saat mayoritas warga lainnya mengikuti keputusan pemerintah pusat yang jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

 

“Mari kita tunjukkan bahwa di Teluknaga, persaudaraan tetap menjadi yang utama melampaui perbedaan penanggalan. Kemenangan sejati adalah saat kita mampu tetap bersatu dalam keberagaman,”pungkas Fahmi. (Nbl)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Tangerang Kerahkan Ratusan Personel Gabungan Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H
Idul Fitri 1447 H: Ray Sukari Ajak Masyarakat Tangerang Utara Jaga Harmoni di Tengah Perbedaan
Transformasi Ekonomi Lokal, Koperasi Desa Merah Putih Pangkalan Resmi Beroperasi
Lepas 3.100 Pemudik, Pemkab Tangerang Pastikan Armada Bus Layak dan Sopir Bebas Narkoba
Siaga 24 Jam, Pemkab Tangerang Sebar 264 Nakes di 12 Posko Jalur Mudik Lebaran 2026
Jemput Bola, Pemerintah Kecamatan Teluknaga Gelar Perekaman KTP-E Door-to-Door Bagi Warga Prioritas
Jelang Idulfitri 1447 H, Harga Cabai Rawit di Pasar Cisoka Tembus Rp100 Ribu per Kilogram
Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek Berbagi bingkisan lebaran untuk 50 Warga Lanjut Usia ‎
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:41 WIB

Sebagian Warga Teluknaga Sambut 1 Syawal Lebih Cepat; Tokoh: “Jadikan Perbedaan Itu Rahmatan Lil Alamin”

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:56 WIB

Polresta Tangerang Kerahkan Ratusan Personel Gabungan Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:25 WIB

Idul Fitri 1447 H: Ray Sukari Ajak Masyarakat Tangerang Utara Jaga Harmoni di Tengah Perbedaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:52 WIB

Transformasi Ekonomi Lokal, Koperasi Desa Merah Putih Pangkalan Resmi Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:15 WIB

Lepas 3.100 Pemudik, Pemkab Tangerang Pastikan Armada Bus Layak dan Sopir Bebas Narkoba

Berita Terbaru