Raker DKKT 2026: Dari Forum ke Aksi, Menguji Keseriusan Kebangkitan Seni Budaya Tangerang

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raker DKKT 2026, dihadiri Bupati Tangerang

 

KABUPATEN TANGERANG,- Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 pada Rabu, 22 April 2026. Di tengah sorotan atas minimnya daya saing seni budaya daerah, forum ini tak sekadar agenda rutin, melainkan ujian awal: apakah kebangkitan yang kerap didengungkan benar-benar akan dijalankan atau kembali berhenti di tataran wacana.

 

Ketua DKKT, Hj. Aida Hubaedah, mendorong perubahan arah lembaga dari sekadar simbol menjadi mesin kerja kebudayaan. Ia menegaskan, kepengurusan baru pasca pelantikan akhir 2025 tidak boleh terjebak dalam pola lama yang seremonial, melainkan harus menghadirkan program yang terukur dan berdampak langsung bagi pelaku seni.

 

“DKKT harus menjadi rumah bersama, bukan panggung formalitas. Seniman butuh ruang hidup, bukan sekadar ruang bicara,” ujar Aida dalam forum yang diawali Pra-Raker tersebut.

 

Aida menekankan, persoalan utama seni budaya di daerah bukan semata kurangnya talenta, melainkan lemahnya ekosistem—mulai dari pembinaan, akses panggung, hingga infrastruktur. Tanpa intervensi konkret dan kolaborasi lintas sektor, potensi tersebut akan terus terfragmentasi.

 

Komitmen itu ditunjukkan lewat langkah nyata: hibah lahan pribadi seluas sekitar 1.300 meter persegi di Kecamatan Mauk untuk pembangunan sanggar seni. Inisiatif ini dipandang sebagai upaya memecah kebuntuan klasik, keterbatasan ruang ekspresi yang selama ini membatasi gerak komunitas seni.
Di sisi lain, Bupati Tangerang, Moch.

 

Maesyal Rasyid, menilai Raker DKKT sebagai momentum koreksi sekaligus akselerasi. Ia mengakui, prestasi seni budaya Kabupaten Tangerang masih tertinggal dan membutuhkan lompatan kebijakan yang lebih progresif.

 

“Seni dan budaya bukan pelengkap pembangunan. Ini identitas. Kalau tidak dikelola serius, kita akan terus tertinggal,” kata Maesyal.

 

Raker DKKT 2026 diharapkan melahirkan peta jalan yang tidak normatif—berbasis kebutuhan riil, terukur, dan berkelanjutan.

 

Tantangannya jelas: mengubah forum menjadi aksi, gagasan menjadi program, dan komitmen menjadi hasil yang bisa dirasakan.

Bagi para pelaku seni, keberhasilan Raker ini bukan diukur dari banyaknya rencana, melainkan dari seberapa jauh perubahan benar-benar terjadi. Di titik itu, DKKT kini berada di antara harapan yang kembali dinyalakan dan tuntutan untuk segera membuktikan. (NBL)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komite II DPD RI dan KKP Perkuat Koordinasi, Teluknaga Jadi Titik Pendalaman Informasi
Dari Pesta Siaga, Teluknaga Siapkan Generasi Tangguh untuk Indonesia Emas 2045
Semarak HUT RI ke-81 di Teluknaga: Camat Kurnia Pimpin Pengibaran Sang Merah Putih
Persembahan Anak Bangsa, Menyongsong HUT RI Ke-81 Untuk Kabupaten Tangerang
Teluknaga Genap 76 Tahun, Tasyakuran Jadi Ajang Memperkuat Kebersamaan
Purna, Tapi Tak Pernah Selesai: Para Wredatama Menjahit Kembali Makna Pengabdian
Camat Teluknaga Buka Turnamen PORCAM HUT RI Ke-81, Olahraga Jadi Ruang Merawat Persatuan
Bupati Tangerang Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Penyegaran Birokrasi Dimulai
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Komite II DPD RI dan KKP Perkuat Koordinasi, Teluknaga Jadi Titik Pendalaman Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Dari Pesta Siaga, Teluknaga Siapkan Generasi Tangguh untuk Indonesia Emas 2045

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Semarak HUT RI ke-81 di Teluknaga: Camat Kurnia Pimpin Pengibaran Sang Merah Putih

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Persembahan Anak Bangsa, Menyongsong HUT RI Ke-81 Untuk Kabupaten Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Teluknaga Genap 76 Tahun, Tasyakuran Jadi Ajang Memperkuat Kebersamaan

Berita Terbaru