Habib Muchdar Assegaf Apresiasi Komitmen Kemenimipas Berantas Narkoba dan Praktik Jual Beli Kamar di Lapas!

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU, SULAWESI TENGAH,- Dalam rangka memperkuat sinergi antarlembaga dan mendorong pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan, Dewan Pengawas Watch Relation of Corruption (WRC) yang membidangi pengawasan tindak pidana korupsi (Tipikor) dan aset negara, Habib Muchdar Assegaf, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu atau Lapas Petobo, yang beralamat di Jalan Dewi Sartika No. 51, Petobo, Kecamatan Palu, Sulawesi Tengah.

 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, transparan serta berorientasi pada penegakan aturan dan pembinaan warga binaan.

 

Dalam kunjungan tersebut, Habib Muchdar Assegaf didampingi Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, A.Md.IP., S.Sos.; Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, S.H.; serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Stady Umboh, S.H.

 

Pada kesempatan ini” Habib Muchdar menyoroti pentingnya implementasi kebijakan zero tolerance atau nol toleransi yang diterapkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terhadap peredaran narkoba, penggunaan telepon genggam ilegal serta praktik jual beli kamar di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

 

Menurutnya, kebijakan tersebut dijalankan secara konsisten oleh Lapas Petobo yang tidak hanya sebatas slogan saja” Habib Muchdar apresiasi Lapas Petobo dalam bentuk pengawasan, kedisiplinan petugas, serta komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan untuk memastikan setiap aturan diterapkan secara tegas dan tanpa pandang bulu.

 

 

Lapas Petobo tambah Habib Muchdar telah membuktikan “Komitmen zero tolerance diwujudkan melalui tindakan nyata, adapun Peredaran narkoba, penggunaan HP ilegal dan praktik jual beli kamar yang kerap di persoalkan menurutnya sudah tidak ada lagi dan berjalan baik sebagai Mana mestinya juga persoalan serius yang harus dicegah dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku dan jangan sampai ada ruang lagi bagi pelanggaran yang dapat merusak integritas lembaga pemasyarakatan,” tegas Habib Muchdar.

 

Ia menilai, keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya ditentukan oleh program pembinaan yang dijalankan, tetapi juga oleh kemampuan institusi dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, bersih dari penyalahgunaan wewenang serta bebas dari praktik-praktik ilegal.

 

Sebagai Dewan Pengawas WRC yang memiliki fokus pada pengawasan Tipikor dan aset negara, Habib Muchdar menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam mendorong tata kelola kelembagaan yang akuntabel dan berintegritas.
Menurutnya, pengawasan yang efektif harus mengedepankan pencegahan, keterbukaan serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas.

 

Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, penanganannya harus dilakukan melalui mekanisme yang berlaku dan berdasarkan bukti dan sesuai ketentuan hukum.

 

Habib Muchdar juga berharap jajaran Lapas Petobo agar terus memperkuat pengawasan internal, meningkatkan profesionalisme petugas serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan“
Lapas harus menjadi tempat pembinaan dan proses perbaikan diri bagi warga binaan dan bukan menjadi tempat berkembangnya praktik ilegal.

 

Oleh karena itu, integritas petugas, pengawasan yang konsisten dan ketegasan pimpinan menjadi faktor penting untuk mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan bermartabat,” ujarnya.

 

Melalui kunjungan tersebut” Habib Muchdar berharap sinergi antara WRC dan jajaran pemasyarakatan semakin kuat dalam mendukung pengawasan yang konstruktif, memperkuat integritas kelembagaan serta mendorong pelaksanaan kebijakan zero tolerance secara konsisten demi terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional, aman dan berkeadilan” Tutupnya.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Lahan IUP PT. Timah di Belitung, Dewan Pengawas WRC “Habib Muchdar : Desak Semua Pihak Diperiksa!
Ulama, Santri dan Tokoh Masyarakat Temui Bupati Tangerang, Rencana Kegiatan Civas Regal di PIK 2 Ditolak
Peringati HUT RI ke-81, PAUD KB AL Sabillilah Satukan Semangat, Prestasi dan Kebersamaan
PN Surabaya Tolak Eksepsi Dua Terdakwa Marketing Bodong “Agustin & Ranto!
Warisi Semangat Pengabdian Sang Ayah, Asim Dames Siapkan Yayasan Babah Dames Indonesia
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Jaksa Agung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum
‎Oknum LSM Tertangkap Basah Menerima Rp15 Juta dari Tiga Kepala Desa di Tangerang ‎
Bantah Tuduhan Pungli, Kepsek SDN Sukasari 5 Tangerang: itu tidak benar atau hoax
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Pusaran Lahan IUP PT. Timah di Belitung, Dewan Pengawas WRC “Habib Muchdar : Desak Semua Pihak Diperiksa!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Habib Muchdar Assegaf Apresiasi Komitmen Kemenimipas Berantas Narkoba dan Praktik Jual Beli Kamar di Lapas!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Ulama, Santri dan Tokoh Masyarakat Temui Bupati Tangerang, Rencana Kegiatan Civas Regal di PIK 2 Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Peringati HUT RI ke-81, PAUD KB AL Sabillilah Satukan Semangat, Prestasi dan Kebersamaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:13 WIB

PN Surabaya Tolak Eksepsi Dua Terdakwa Marketing Bodong “Agustin & Ranto!

Berita Terbaru

Uncategorized

Tagihan SMAN 13 Tangerang Dipersoalkan, Hakim Turun Cek Bangunan

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:02 WIB