Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meninjau langsung kegiatan Jemaat Gereja POUK Tesalonika Teluknaga yang sedang menjalani ibadah Paskah 2026 di Aula GSG Kecamatan Teluknaga
KABUPATEN TANGERANG,- Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah 2026 Jemaat Gereja Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika Teluknaga yang digelar di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Teluknaga, Minggu (5/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang hadir untuk menjamin seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan.
“Kami memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, nyaman, dan tenang,” ujar Maesyal.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga kerukunan umat beragama serta memastikan kegiatan ibadah masyarakat berjalan kondusif. Kehadiran pemerintah di lokasi ibadah juga sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Pemkab Tangerang telah menyiapkan solusi sementara agar jemaat POUK Tesalonika tetap dapat melaksanakan ibadah secara rutin. Untuk sementara, kegiatan ibadah difasilitasi di Aula Gedung Serba Guna Kecamatan Teluknaga.
“Untuk sementara kegiatan ibadah dapat dilaksanakan di aula Gedung Serba Guna Kecamatan Teluknaga. Kami akan memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh jemaat,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang terkait penyediaan lokasi permanen bagi jemaat untuk membangun rumah ibadah.
“Kami akan upayakan solusi permanen, baik melalui lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum maupun alternatif lain seperti ruko di sekitar wilayah Teluknaga, sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menelusuri proses administrasi terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kantor yayasan yang sebelumnya digunakan sebagai rumah doa jemaat.
“Pemerintah daerah akan mendukung penyelesaian prosesnya sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Jemaat Muda POUK Tesalonika Teluknaga, Gabriella Yosiana, mengaku bersyukur karena ibadah Paskah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.
“Hari ini aman, karena memang banyak aparat juga di sini. Ibadah juga berlangsung dengan lancar,” kata Gabriella
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat rasa khawatir di kalangan jemaat setelah bangunan kantor yayasan yang selama ini digunakan sebagai rumah doa disegel.
“Khawatir tentu pasti ada, tapi harus dihadapi,” ujarnya.
Selain itu, Ketua Yayasan POUK Tesalonika Teluknaga, Oktavianto Marojahan Imannuel Pardede menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah memberikan solusi sementara sekaligus rencana jangka panjang terkait polemik tempat ibadah tersebut.
Menurut Pardede, solusi jangka pendek berupa pemanfaatan Gedung Aula Serba Guna Kecamatan Lama Teluknaga sebagai tempat ibadah jemaat.
“Solusi jangka pendek, ibadah Jemaat Gereja POUK Tesalonika di Gedung Aula Serba Guna Kecamatan Lama Teluknaga setiap tiga bulan akan diperpanjang,” kata Pardede.
Sementara untuk jangka panjang, pemerintah daerah disebut akan menawarkan lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi permanen pembangunan gereja.
“Solusi jangka panjang akan menawarkan lahan sebagai lokasi permanen Gedung Gereja POUK Tesalonika,” jelasnya.
Pardede menegaskan pihaknya akan terus mengawal komitmen tersebut melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah.
“Kita akan kawal komitmen tersebut dengan terus berkoordinasi lebih intens melalui Camat Teluknaga,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap situasi tetap kondusif serta semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tangerang terus terjaga dengan baik. (NBL)






