LBH Marwah Independent Publik Kritik Keras Forum TJSL dan Pemkot Tangerang: “CSR Jangan Mati Suri di Kota Industri”

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Rusman Nuryadin, SH., M.AD.,
Direktur LBH Marwah Independent

 

 

KOTA TANGERANG,- Direktur LBH Marwah Independent Publik, Rusman Nuryadin, SH., M.AD., melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSL BU) Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang. Pengakuan pengurus forum soal lemahnya kinerja serta minim dukungan pemerintah dinilai justru membuka fakta mandeknya pengelolaan program CSR di Kota Tangerang.

 

Menurut Rusman, alasan regulasi dan keterbatasan dukungan daerah tidak bisa terus dijadikan tameng atas tidak maksimalnya fungsi Forum TJSL yang sejak awal dibentuk untuk menghubungkan kepentingan dunia usaha dengan kebutuhan masyarakat.

 

“Kalau forum sendiri mengakui tidak berjalan optimal, itu alarm serius. Jangan sampai Forum TJSL hanya hidup di atas kertas, tetapi minim kerja nyata,” kata Rusman, Jumat (15/5/2026).

 

Ia menilai kondisi tersebut sangat ironis. Sebab, Kota Tangerang selama ini dikenal sebagai kawasan industri, perdagangan, jasa, hingga properti dengan potensi Corporate Social Responsibility (CSR) yang besar. Namun publik, kata dia, nyaris tidak pernah melihat laporan terbuka mengenai arah program CSR, perusahaan yang terlibat, maupun dampak konkret yang dirasakan masyarakat.

 

“Publik tidak pernah disuguhkan data yang transparan. Berapa perusahaan yang aktif? Programnya apa? Siapa penerimanya? Dampaknya bagaimana? Ini yang sampai hari ini tidak terlihat jelas,” ujarnya.

 

Rusman menyebut lemahnya transparansi berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap keberadaan Forum TJSL. Ia menilai forum semestinya menjadi motor penggerak kolaborasi sosial, bukan justru terkesan pasif dan kehilangan fungsi.

 

“Jangan sampai CSR di Kota Tangerang hanya sebatas seremoni dan pencitraan. Padahal potensi anggaran dan keterlibatan perusahaan sangat besar,” katanya.

 

Ia juga mendesak Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Wali Kota Tangerang, agar tidak bersikap pasif terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan Forum TJSL berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

 

“Wali Kota jangan tutup mata. Pemerintah harus bertanggung jawab penuh atas mandeknya fungsi forum ini. Evaluasi total perlu dilakukan, termasuk audit program dan keterbukaan kepada publik,” tegas Rusman.

 

Rusman menambahkan, lemahnya kinerja Forum TJSL tidak boleh dianggap persoalan administratif semata. Sebab, program CSR menyangkut kepentingan masyarakat luas, terutama dalam bidang sosial, pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.

 

“Kalau dikelola serius, CSR bisa membantu menyelesaikan banyak persoalan sosial di Kota Tangerang. Tapi kalau forum tidak aktif dan pemerintah tidak hadir, maka manfaatnya tidak akan pernah dirasakan maksimal oleh masyarakat,” ucapnya.

 

Sebelumnya, pengurus Forum TJSL Kota Tangerang mengakui pelaksanaan program forum belum berjalan optimal. Salah satu alasan yang disampaikan adalah lemahnya regulasi serta minimnya dukungan operasional dari pemerintah daerah. (NBL)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Kekeringan di Kunciran Jaya, Wakil Wali Kota Tangerang Pasok Air Bersih dan Siapkan Mitigasi
Perumda Tirta Benteng Gelar Istighosah dan Santuni 464 Anak Yatim pada HUT ke-31
Perumda TB Sebut Media Mempunyai Peran Penting Jembatan Informasi ke Masyarakat
‎Kirab Budaya Tujuh Tahun Sekali, 90 Joli Suci Diarak Keliling Kota Tangerang
‎Peringati HUT ke-67, MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Gelar Turnamen Mini Soccer
‎Ketua Umum LSM Komando M. Omar Rodhi Soroti Badan Gizi Nasional (BGN)
‎Gelar Aksi Unras Damai, DPC LEM SPSI Tangerang Minta DPRD Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustafa Kamaludin, Menilai Keputusan PJJ Merupakan Langkah Tepat
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Tinjau Kekeringan di Kunciran Jaya, Wakil Wali Kota Tangerang Pasok Air Bersih dan Siapkan Mitigasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Perumda Tirta Benteng Gelar Istighosah dan Santuni 464 Anak Yatim pada HUT ke-31

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Perumda TB Sebut Media Mempunyai Peran Penting Jembatan Informasi ke Masyarakat

Minggu, 27 September 2026 - 22:57 WIB

‎Kirab Budaya Tujuh Tahun Sekali, 90 Joli Suci Diarak Keliling Kota Tangerang

Rabu, 23 September 2026 - 13:27 WIB

‎Peringati HUT ke-67, MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Gelar Turnamen Mini Soccer

Berita Terbaru