Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Tangerang, Dadan Gandana mulai mempersiapkan SPMB SMPN 2026, termasuk juknis, daya tampung sekolah, hingga layanan pengaduan masyarakat.
KABUPATEN TANGERANG,– Persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri tahun 2026 di Kabupaten Tangerang mulai dimatangkan. Dinas Pendidikan memastikan seluruh tahapan disusun untuk menjamin proses yang transparan, tertib, dan akuntabel.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah merampungkan berbagai aspek teknis pelaksanaan SPMB, mulai dari regulasi hingga kesiapan sistem di lapangan.
“Persiapan terus kami lakukan, termasuk penerbitan surat bersama Bupati, pembentukan tim pelaksana, serta rapat-rapat koordinasi,” ujar Dadan, Senin (20/4/2026).
Selain itu, Dinas Pendidikan juga tengah memetakan wilayah yang telah siap menggunakan sistem aplikasi serta daerah yang masih membutuhkan evaluasi dalam penerapan digitalisasi SPMB.
Dalam proses ini, perhitungan daya tampung menjadi fokus utama. Baik sekolah negeri maupun swasta, termasuk sekolah swasta yang menjalankan program sekolah gratis, turut diperhitungkan guna memastikan pemerataan akses pendidikan.
“Daya tampung sedang kami hitung secara menyeluruh agar pelaksanaan SPMB lebih terukur dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kendala selama proses penerimaan, Dinas Pendidikan juga memastikan akan membuka layanan pengaduan bagi masyarakat.
“Setiap tahun kami siapkan layanan pengaduan. Ini penting agar masyarakat bisa menyampaikan kendala atau laporan selama proses berlangsung,” kata Dadan.
Sementara itu, sekolah-sekolah yang belum siap menggunakan sistem aplikasi masih dalam tahap evaluasi untuk menentukan metode pelaksanaan yang paling efektif.
Dadan menambahkan, petunjuk teknis (juknis) SPMB telah disiapkan dan terus dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten serta pemerintah kabupaten/kota lainnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan selaras, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.
“Harapannya, SPMB tahun ini bisa berjalan tertib, adil, dan akuntabel,” pungkasnya. (NBL)







