Neng Siti Julaiha menerima Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum DPP PPP sebagai Ketua DPW PPP Provinsi Banten
BANTEN,– Resmi mengantongi mandat kepemimpinan, Neng Siti Julaiha langsung tancap gas melakukan konsolidasi internal usai ditunjuk sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Banten. Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat upaya kebangkitan mesin politik partai jelang kontestasi Pemilu 2029.
Penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, pada Senin (13/4). Mandat itu sekaligus menegaskan arah baru kepemimpinan PPP di Banten yang berfokus pada penguatan struktur hingga ke level paling bawah.
Usai menerima SK, Julaiha menegaskan bahwa konsolidasi menjadi agenda prioritas yang tidak bisa ditunda. Ia menilai, soliditas internal merupakan fondasi utama dalam menggerakkan kembali kekuatan partai.
“Langkah awal, kami akan segera melakukan konsolidasi untuk menjalankan program-program terdekat, salah satunya musyawarah cabang (muscab),” ujarnya.
Menurutnya, konsolidasi bukan sekadar agenda organisasi, melainkan strategi menyeluruh untuk memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu komando. Ia pun mengajak kader meninggalkan perbedaan masa lalu dan fokus pada agenda besar ke depan.
“Semua elemen partai harus solid, bangkit, dan memiliki semangat yang sama dalam menyongsong persiapan menuju Pemilu 2029,” tegasnya.
Dalam membangun kepengurusan, Julaiha menekankan prinsip inklusivitas. Ia memastikan struktur partai ke depan akan memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Tak hanya itu, regenerasi politik juga menjadi perhatian serius. Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk menjawab perubahan komposisi pemilih yang semakin dinamis.
“Komposisi kepengurusan akan memperhatikan kebutuhan UU Pemilu, yaitu 30 persen keterwakilan perempuan, serta melibatkan anak-anak muda,” jelasnya.
Untuk memperluas basis dukungan, Julaiha membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Mulai dari kalangan pengusaha, ulama, hingga praktisi akan dirangkul guna memperkuat posisi PPP di Banten.
Ia optimistis, dengan konsolidasi yang terstruktur dan sinergi yang luas, PPP mampu meningkatkan capaian politik pada Pemilu 2029.
Menutup pernyataannya, Julaiha kembali mengingatkan pentingnya menjaga soliditas sebagai kunci utama kebangkitan partai.
“Persatuan dan kekompakan adalah kekuatan kita. Ini yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (Red)







