Harga Angkringan di Komplek Pemkot Tangerang Disorot, Ngopi Angkringan Tembus Setara Cafe

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena harga angkringan di Kota Tangerang kembali menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku terkejut saat harus membayar puluhan ribu rupiah hanya untuk menu sederhana. Pengalaman ini memicu perbincangan soal transparansi harga sekaligus penyesuaian tarif di kawasan strategis perkotaan.

 

KOTA TANGERANG – Suasana santai menikmati malam di kawasan lingkungan Pemerintah Kota Tangerang mendadak berubah menjadi kekecewaan bagi Abdul, warga Neglasari, bersama rekannya. Niat awal untuk sekadar beristirahat sambil menikmati wedang jahe dan kopi di sebuah lesehan angkringan justru berujung pada tagihan yang dinilai tidak wajar.

 

Abdul mengungkapkan, dirinya memesan menu sederhana berupa satu gelas wedang jahe, satu gelas kopi, serta enam tusuk sate jeroan ayam. Namun, saat hendak membayar, ia terkejut karena harus merogoh kocek hingga Rp53.000.

 

“Untuk ukuran angkringan, harga segitu menurut saya mahal. Sudah hampir setara ngopi di kafe,” ujar Abdul, warga Neglasari. Sabtu (11/4).

 

Ia menilai, harga yang dipatok tidak mencerminkan identitas angkringan yang selama ini dikenal sebagai tempat makan dan minum dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

 

Menurutnya, pedagang seharusnya mampu menyesuaikan harga dengan karakter lokasi. Terlebih, kawasan tersebut berada di wilayah komplek pemerintahan Kota Tangerang yang kerap menjadi tujuan masyarakat untuk bersantai.

 

“Harusnya pedagang bisa menyesuaikan harga. Apalagi ini di wilayah komplek pemerintahan, banyak warga Kota Tangerang yang datang ke sana untuk sekadar jalan-jalan atau ngopi santai,” tambahnya.

 

Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan terkait standar harga di lapak angkringan, terutama di kawasan strategis perkotaan yang ramai pengunjung. Abdul berharap ke depan ada kejelasan harga yang lebih transparan agar konsumen tidak merasa dirugikan.

 

Meski sempat berharap mendapatkan inspirasi dari suasana santai malam itu, Abdul hanya bisa tersenyum tipis menahan kecewa. Ia pun mengaku kapok dan memilih untuk tidak kembali.

 

“Kayaknya lain kali lebih baik cari tempat lain saja,” ucapnya.

 

Penutup:

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha kuliner, khususnya angkringan, untuk tetap menjaga keseimbangan antara harga dan daya beli masyarakat, serta mengedepankan transparansi agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga di tengah ramainya kawasan publik Kota Tangerang. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekatkan Layanan Digital ke Masyarakat, Sanjung Goes to Kampung Sapa Warga RW06 Kelurahan Pondok Bahar
Tinjau Kekeringan di Kunciran Jaya, Wakil Wali Kota Tangerang Pasok Air Bersih dan Siapkan Mitigasi
Perumda Tirta Benteng Gelar Istighosah dan Santuni 464 Anak Yatim pada HUT ke-31
Perumda TB Sebut Media Mempunyai Peran Penting Jembatan Informasi ke Masyarakat
‎Kirab Budaya Tujuh Tahun Sekali, 90 Joli Suci Diarak Keliling Kota Tangerang
‎Peringati HUT ke-67, MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Gelar Turnamen Mini Soccer
‎Gelar Aksi Unras Damai, DPC LEM SPSI Tangerang Minta DPRD Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustafa Kamaludin, Menilai Keputusan PJJ Merupakan Langkah Tepat
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Dekatkan Layanan Digital ke Masyarakat, Sanjung Goes to Kampung Sapa Warga RW06 Kelurahan Pondok Bahar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Tinjau Kekeringan di Kunciran Jaya, Wakil Wali Kota Tangerang Pasok Air Bersih dan Siapkan Mitigasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Perumda Tirta Benteng Gelar Istighosah dan Santuni 464 Anak Yatim pada HUT ke-31

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Perumda TB Sebut Media Mempunyai Peran Penting Jembatan Informasi ke Masyarakat

Minggu, 27 September 2026 - 22:57 WIB

‎Kirab Budaya Tujuh Tahun Sekali, 90 Joli Suci Diarak Keliling Kota Tangerang

Berita Terbaru