Ulama, Santri dan Tokoh Masyarakat Temui Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Pendopo
TANGERANG,- Rencana kegiatan yang dikaitkan dengan minuman beralkohol Civas Regal di kawasan PIK 2 mendapat penolakan dari sejumlah ulama, tokoh masyarakat, Kecamatan Teluknaga dan Kosambi, santri, serta mahasiswa.
Mereka menyampaikan sikap tersebut saat bertemu Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Pendopo Kabupaten Tangerang, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan itu menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat terkait rencana kegiatan yang disebut akan berlangsung di kawasan PIK 2.

Audiensi Para Ulama, Santri dan Tokoh Masyarakat diterima Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Pendopo
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyatakan kegiatan yang dimaksud belum mengantongi izin. Karena itu, menurut Maesyal, pemerintah daerah akan menolak pelaksanaannya dengan mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati di hadapan para ulama, tokoh masyarakat, santri, dan mahasiswa yang hadir dalam pertemuan.
Sikap pemerintah daerah itu mendapat apresiasi dari Abdul Qodir Assegaf, salah seorang santri sekaligus mahasiswa yang turut menghadiri pertemuan.
Abdul Qodir menilai langkah Bupati menunjukkan respons terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
“Kami mengapresiasi sikap Bupati Tangerang yang telah merespons aspirasi masyarakat dan mengambil sikap terkait rencana kegiatan tersebut,” ujar Abdul Qodir.
Meski demikian, terkait status perizinan maupun penyelenggaraan kegiatan tersebut, pihak penyelenggara tetap perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Pertemuan antara unsur masyarakat dan pemerintah daerah tersebut menunjukkan adanya perhatian publik terhadap rencana kegiatan di kawasan PIK 2 serta pentingnya kepastian pelaksanaan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. (NBL)






