‎Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Menyikapi Proses SPMB Berjalan Secara Transparan dan Objektif

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Drs. H. Jusman Said, Anggota Komisi II DPRD
Kota Tangerang

‎Kota Tangerang,- Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Drs. H. Jusman Said, menegaskan bahwa integritas seorang pejabat publik harus tercermin dari keberaniannya menaati aturan, termasuk ketika aturan tersebut menyangkut kepentingan pribadi maupun keluarga.

‎Hal itu disampaikan Jusman Said menyikapi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang saat ini tengah berlangsung. Menurutnya, seluruh proses seleksi harus dijalankan secara transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Sebagai anggota DPRD yang membidangi pendidikan, Jusman mengaku memahami secara menyeluruh mekanisme dan regulasi SPMB. Namun, ia memilih untuk tidak memanfaatkan jabatan maupun kewenangan yang dimilikinya demi kepentingan putranya yang mengikuti proses seleksi masuk SMA Negeri 5 Kota Tangerang.

‎“Sebagai wakil rakyat, saya justru harus menjadi orang pertama yang menghormati aturan. Kalau kita ikut menyusun dan mengawal kebijakan, maka kita juga harus memberi contoh dalam pelaksanaannya,” ujar Jusman, Minggu, 5 Juli 2026.

‎Ia menceritakan, putranya tidak lolos seleksi di sekolah tujuan karena hasil seleksi murni berdasarkan ketentuan yang berlaku, termasuk faktor domisili. Meski keputusan tersebut menimbulkan kekecewaan bagi keluarga, Jusman memilih menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses yang harus dihormati.

‎“Sebagai orang tua tentu ada rasa sedih melihat anak kecewa. Namun saya percaya, aturan dibuat untuk ditegakkan, bukan untuk dicari celahnya. Tidak boleh ada perlakuan khusus hanya karena seseorang memiliki jabatan,” katanya.

‎Menurut Jusman, kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan hanya dapat dibangun apabila seluruh pihak, termasuk penyelenggara negara dan pejabat publik, menunjukkan komitmen yang sama dalam menaati aturan.

‎“Jangan sampai masyarakat beranggapan bahwa aturan hanya berlaku bagi orang biasa, sementara pejabat memiliki keistimewaan. Justru keteladanan harus dimulai dari kami yang diberi amanah oleh masyarakat,” ungkapnya.

‎Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa keberhasilan harus diraih melalui kemampuan, kerja keras, dan proses yang adil, bukan karena pengaruh maupun kedekatan dengan pemegang kekuasaan.

‎“Anak-anak harus belajar bahwa masa depan mereka dibangun melalui usaha dan prestasi. Begitu pula para pejabat, kita harus mampu menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Menurut saya, kekuasaan sejati bukan kemampuan mengubah aturan demi diri sendiri, tetapi keberanian menahan diri agar aturan tetap berlaku adil bagi semua,” pungkasnya.

‎Jusman juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan SPMB secara objektif dan menjaga kepercayaan terhadap sistem yang telah dibangun pemerintah, sehingga setiap peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan sesuai aturan yang berlaku.[Doni]

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cakrabanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fun Futsal Dimulai! Sachrudin: Terus Kompak dan Bersinergi untuk Kemajuan Kota
‎Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah
‎Gandeng BAZNAS, Camat Neglasari Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni bagi Warga di Karang Anyar
‎DPRD Kota Tangerang Dorong Sinkronisasi Kebijakan Daerah dengan Arah Pembangunan Nasional
‎Jalan Sitanala Segera Direkonstruksi, Pemkot Tangerang Pastikan Masih Bisa Dilalui ‎
‎FBR Kota Tangerang dan Aliansi Mahasiswa Pemuda Menggugat Dugaan Penyerobotan Tanah Seluas 32 Hektare
‎Piala Kapolres Metro Tangerang Kota Memasuki Babak 32 Besar: Laga Sengit PWI vs Pemuda Pancasila Digelar Besok
‎Kritik Bukan Penghianatan Melawan Stigmasi “Londo Ireng” Demi Demokrasi  ‎
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Fun Futsal Dimulai! Sachrudin: Terus Kompak dan Bersinergi untuk Kemajuan Kota

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:40 WIB

‎Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:23 WIB

‎Gandeng BAZNAS, Camat Neglasari Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni bagi Warga di Karang Anyar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:31 WIB

‎DPRD Kota Tangerang Dorong Sinkronisasi Kebijakan Daerah dengan Arah Pembangunan Nasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:05 WIB

‎Jalan Sitanala Segera Direkonstruksi, Pemkot Tangerang Pastikan Masih Bisa Dilalui ‎

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Dari Pesta Siaga, Teluknaga Siapkan Generasi Tangguh untuk Indonesia Emas 2045

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:56 WIB