Fauzan Fadel Muhammad
GORONTALO – Tidak semua pengusaha lahir dari kenyamanan. Sebagian ditempa oleh pilihan berani meninggalkan kepastian, menantang risiko, dan membangun jalan sendiri. Itulah kisah Fauzan Fadel Muhammad, sosok pengusaha muda yang kini maju sebagai calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo periode 2026–2030.
Perjalanan Fauzan menuju dunia usaha bukanlah cerita instan. Ia memulai dari bawah sebagai karyawan muda yang aktif mencari pengalaman, sebelum akhirnya memutuskan keluar dari jalur “aman” dan menapaki dunia bisnis yang penuh ketidakpastian.
Pada 2017, di usia sekitar 23 tahun, Fauzan sempat merancang masa depan sebagai profesional di perusahaan besar. Namun, di tengah perjalanannya, ia menyadari bahwa panggilan jiwanya bukan di balik meja kantor, melainkan di balik kemudi usaha yang ia bangun sendiri.
“Waktu itu saya sempat ingin berkarier sebagai karyawan, tapi saya merasa lebih cocok menjadi pengusaha. Saya sudah bertekad untuk tidak bekerja di perusahaan orang lain dan fokus membangun usaha sendiri,” ungkapnya.
Keputusan tersebut bukan tanpa bekal. Sejak masih kuliah, Fauzan telah aktif bekerja di berbagai perusahaan selama masa liburan. Ia pernah mencicipi pengalaman kerja di perusahaan multinasional seperti Panasonic, hingga perusahaan nasional lainnya.
Dari sana, ia belajar lebih dari sekadar teknis pekerjaan. Fauzan menyerap nilai-nilai kepemimpinan lintas budaya mulai dari gaya kerja disiplin ala Jepang hingga pendekatan manajerial khas Amerika.
“Saya belajar bahwa setiap pemimpin punya cara berbeda. Budaya kerja Jepang dan Amerika sangat berbeda, dan itu membentuk cara saya melihat organisasi dan manusia di dalamnya,” tuturnya.
Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter kepemimpinan Fauzan. Ia tidak hanya memahami sistem bisnis, tetapi juga menempatkan aspek manusia sebagai kunci dalam membangun perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Kini, sebagai calon Ketua Umum Kadin Gorontalo, Fauzan membawa visi yang lebih luas: membangun ekosistem usaha yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga kebermanfaatan dan keberlanjutan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Langkah Fauzan dari karyawan hingga menjadi pengusaha muda dinilai menjadi simbol harapan baru bagi dunia usaha di Gorontalo. Dengan pengalaman lintas industri dan semangat kewirausahaan yang kuat, ia diyakini mampu mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Perjalanan ini belum usai. Namun satu hal yang pasti Fauzan Fadel Muhammad telah membuktikan bahwa keberanian mengambil keputusan bisa menjadi titik balik menuju perubahan besar. (Red)







